Mourinho Pergi, Pemain MU Tak Punya Alasan Lagi

Mourinho Pergi, Pemain MU Tak Punya Alasan Lagi

Redzi Arya Pratama - Sepakbola
Kamis, 20 Des 2018 07:38 WIB
Mourinho Pergi, Pemain MU Tak Punya Alasan Lagi
Mourinho dipecat MU usai hasil mengecewakan di awal musim. (Foto: Andrew Couldridge/Action Images via Reuters)
Jakarta - Kepergian Jose Mourinho diperkirakan bakal jadi sebuah momentum pengungkapan. Para pemain Manchester United kini tak punya alasan lagi kalau tampil buruk.

Mourinho ditendang MU karena performa tak memuaskan sepanjang musim ini. MU duduk di peringkat keenam klasemen sementara Liga Inggris dengan 26 poin dari 17 pekan.




SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

MU sudah tertinggal 19 poin dari Liverpool di puncak klasemen, juga 11 poin dari Chelsea di posisi empat yang merupakan batas zona Liga Champions. Salah satu penyebab buruknya laju MU ini diyakini karena hubungan dengan pemain memburuk.

Para pemain kabarnya terpengaruh dengan perlakuan Mourinho terhadap Paul Pogba. Seperti diketahui, keduanya terlibat ketegangan musim ini.

Mourinho mencopot Pogba dari jabatan wakil kapten, setelah sang gelandang sempat menyindir soal gaya main MU. Pemain yang mengantarkan Prancis juara Piala Dunia 2018 itu bahkan ditepikan di dua partai terakhir liga.




Penanganan Mourinho terhadap Pogba itu sempat memunculkan kabar, bahwa ada sejumlah pemain yang menginginkan pria Portugal itu didepak. Kini dengan kepergian manajer 55 tahun itu, mereka tak punya alasan lagi untuk tak bersungguh-sungguh di lapangan.

"Akan sangat menarik untuk melihat perubahan dalam sikap para pemain di lapangan, karena banyak orang bilang sekarang tergantung mereka saja," ujar mantan penyerang tim nasional Inggris Alan Smith.

"Mereka mungkin sebelumnya menyalahkan manajer, tapi sekarang tak punya alasan itu lagi. Masuk ke lapangan sana dan tunjukkan yang Anda bisa, tunjukkan apa yang diisyaratkan dari harga Anda."




"Para pemain harus melihat ke diri sendiri. Saya sudah pernah ada di posisi semacam itu sebelumnya, di mana tak satupun orang senang dan mereka tak bisa menunjukkan kemampuan mereka sesungguhnya," imbuh pria yang memperkuat Arsenal pada 1987-1995 ini. (raw/cas)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads