Tottenham Cuma Tampak Tangguh, Sebenarnya Masih Rapuh

Tottenham Cuma Tampak Tangguh, Sebenarnya Masih Rapuh

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Jumat, 21 Des 2018 08:53 WIB
Tottenham Cuma Tampak Tangguh, Sebenarnya Masih Rapuh
Tottenham dalam laju positif. (Foto: Alex Morton/Getty Images)
Jakarta - Melihat lajunya, Tottenham Hotspur belakangan ini terlihat tangguh. Namun Mauricio Pochettino menyebut segala sesuatunya bisa tiba-tiba berubah.

Tottenham cuma menelan satu kekalahan dalam 12 pertandingan terakhirnya, plus sekali imbang. 10 pertandingan lainnya berhasil dimenangi The Lilywhites.




SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Premier League, meski sudah menelan empat kekalahan dari 17 pekan sejauh ini, 13 sisanya bisa dimenangi. Alhasil Tottenham tak jauh-jauh banget dari Liverpool di puncak klasemen.

Skuat besutan Pochettino ada di posisi tiga dengan 39 poin, enam poin saja di belakang Liverpool. Setelah merangkai tiga kemenangan beruntun di liga, Tottenham akan diuji Everton, Minggu (23/12/2018) untuk mempertahankan momentum itu.

Pochettino tak menampik kalau atmosfer di sekitar tim saat ini bagus dan positif. Tapi dia juga menyadari hal itu bisa tiba-tiba saja berbalik 180 derajat dengan sejumlah hasil tak memuaskan.




Menurutnya secara mental, lingkungan Tottenham belum cukup kuat untuk menghadapi tekanan-tekanan.

"Pada saat ini kami sedang tampil baik. Tapi di momen kami kalah, situasinya akan berubah drastis. Saya sangat tahu itu. Ini normal saja. Saya mencoba memahami semuanya," ungkap Pochettino dilansir Sky Sports.

"Di klub ini, kalau beberapa hasil buruk datang, situasinya akan berubah lagi. Semua hal positif akan berbalik menjadi negatif. Kami senang saat ini, tapi tak begitu senang. Saya rasa masih ada sejumlah tugas masif untuk dikerjakan."




"Tapi ketika saya bilang soal perasaan terburuk, saya tak bicara tentang sesuatu di dalam klub, saya bicara soal persepsi di luar. Kami ini masih rapuh, tak cukup solid sebagai sebuah klub untuk mendukung sejumlah momen bagus dan buruk, karena persepsi orang-orang masih memengaruhi klub."

"Rasanya kami berubah banyak dan kami masih akan berubah, kalau punya waktu untuk melakukan itu. Tapi keyakinan diri kami masihlah terlalu rapuh," imbuhnya. (raw/cas)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads