Shaqiri masuk sebagai pemain pengganti saat Liverpool menjamu MU di Anfield pada 16 Desember. Ia baru masuk lapangan di menit ke-70 saat kedudukan masih 1-1.
Shaqiri hanya butuh waktu tiga menit untuk mencetak gol di laga tersebut untuk membuat Liverpool unggul 2-1. Pemain internasional Swiss itu kemudian bikin satu gol lagi di menit ke-80 untuk memantapkan kemenangan The Reds menjadi 3-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua hari usai pertandingan, Selasa (18/12), MU memecat Mourinho. Sejak saat itu, Shaqiri terus mendapat pesan dari teman-temannya lewat telepon seluler.
Shaqiri mengungkap ia banyak mendapat ucapan selamat terkait penampilannya melawan MU. Tapi ada pula yang bercanda dengan menyebut Shaqiri menyebabkan Mourinho kehilangan pekerjaan.
"Saya dapat banyak pesan dari teman-teman ketika itu terjadi," ujar Shaqiri kepada Guardian seperti dikutip Sky Sports.
"Awalnya ada banyak pesan bagus soal pertandingan melawan MU dan kemudian, ketika kabar soal Mourinho keluar, saya dapat pesan yang berisi: 'Itu salahmu!' Tapi seperti inilah kadang sepakbola."
"Menurut saya MU ingin ganti manajer bukan cuma karena kami menang. Ada alasan lain juga, tapi itu berarti pertandingan ini tercatat dalam sejarah. Pertandingan itu juga akan selalu ada dalam sejarah saya," katanya.











































