Usai Dihukum Setahun Lebih, Nasri Akhirnya Gabung West Ham

Redzi Arya Pratama - Sepakbola
Selasa, 01 Jan 2019 02:32 WIB
Samir Nasri main di West Ham United sampai akhir musim (REUTERS/Antonio Bronic)
London - Samir Nasri akhirnya menemukan klub lagi setelah hampir setahun mengganggur. Untuk enam bulan ke depan, Nasri akan bermain di West Ham United.

Nama Nasri memang hilang dalam beberapa tahun terakhir karena performanya menurun karena cedera dan indisipliner. Usai dipinjamkan ke Sevilla oleh Manchester City pada 2016, Nasri lantas bergabung dengan Antalyaspor musim lalu karena kontraknya diputus City.

Alih-alih bangkit, Nasri tersandung masalah doping dan disanksi 18 bulan hingga berakhir Desember kemarin. Demi menjaga kondisi fisiknya, Nasri pun ikut sesi latihan West Ham dan akhirnya direkut gratis dengan kontrak hingga akhir musim.




"West Ham telah menuntaskan transfer juara Premier League dua kali, Samir Nasri. Setelah melewati periode latihan khusus di Rush Green, gelandang Prancis itu bergabung dengan The Hammers sampai akhir musim ini, dengan opsi perpanjangan kontrak," demikian pernyataan resmi West Ham

Nasri tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya bisa kembali ke Liga Inggris. Proyek West Ham bersama manajer Manuel Pellegrini membuat pemain 31 tahun itu tertarik. Apalagi Nasri terakhir kali berlaga pada partai kompetitif adalah November 2017.




"Anda memilih klub dan sebuah proyek berdasarkan ambisinya. Sudah jelas, saya pikir West Ham punya segalanya untuk jadi klub terbesar di London," kata Nasri.

"Maksud saya adalah mereka punya 60 ribu fans yang menonton tiap laga kandang. Kami bermain di Stadion Olympic, lapangan latihan tersedia, dan Anda punya pemilik yang siap berinvestasi untuk membentuk tim hebat. Mereka punya modal untuk melakukan sesuatu yang hebat," sambungnya.

Nasri bermain untuk Arsenal sedari 2008 hingga 2011 sebelum gabung City. Di klub itu, Nasri meraih dua gelar Premier League, satu Piala Liga Inggris, dan satu Community Shield.

"Comeback ke liga paling kompetitif di dunia, dengan tim penuh ambisi ditambah manajer yang sudah saya kenal, itu menjadi pekerjaan terbaik di dunia. Saya antusias sekali," tutup Nasri.


(mrp/mrp)