Burnley nyaris mendapatkan kemenangan saat bertandang ke Old Trafford, Rabu (30/1/2019) dinihari WIB tadi. Tim besutan Sean Dyche ini sempat unggul dua gol berkat Ashley Barnes dan Chris Wood di menit ke-51 dan 81.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menjadi persoalan ketika ofisial keempat, Martin Atkinson, mengangkat papan penunjuk waktu tambahan dan menunjukkan angka lima. Lima menit tambahan waktu.
Dyche langsung merasakan firasat tak enak. Manajer 47 tahun ini tahu MU punya sejarah panjang dengan waktu injury time lima menit di Old Trafford. Fergie Time.
Baca juga: Matic: MU Memang Tak Cukup Bagus |
Di era Sir Alex Ferguson alias Fergie, MU amat akrab dengan waktu tambahan lima menit. Pada periode inilah 'Setan Merah' kerap menyelamatkan poin-poin atau mengunci kemenangan.
Dan hal tersebut terjadi malam tadi. Di menit pertama injury time, Victor Lindelof mencetak gol yang pada prosesnya jadi penyelamat MU dari kekalahan.
"Ketika lima menit muncul di periode ini, semua orang jadi merasa yakin. Kami tahu sejarahnya, Fergie time, Anda bisa merasakan kerumunan suporter bangkit," kata Dyche dikutip Telegraph.
Baca juga: Tren Kemenangan MU Cukup Sampai di Sini |
Hasil imbang ini mengakhiri rentetan kemenangan MU bersama Ole Gunnar Solskjaer di angka delapan. Meski begitu, ada kepuasaan tersendiri dalam diri Solskjaer melihat bagaimana para pemainnya merespons situasi sulit.
"Kami cuma kehabisan waktu, kami memulai terlalu terlambat dengan urgensi yang muncul. Itu adalah sebuah pembelajaran. Tapi sekarang Anda mendapatkan jawabannya, bisakah mereka bangkit ketika tertinggal satu atau bahkan dua gol? Saya sangat senang dengan respons tim," tandas mantan anak asuh Sir Alex tersebut.
(raw/rqi)










































