sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 25 Feb 2019 07:32 WIB

Kepa Diejek Jadi 'Manajer' Baru Chelsea

Yanu Arifin - detikSport
Kiper Chelsea Kepa Arrizabalaga saat menolak diganti di pertandingan final Piala Liga Inggris menghadapi Manchester City. (Foto: David Klein/Reuters) Kiper Chelsea Kepa Arrizabalaga saat menolak diganti di pertandingan final Piala Liga Inggris menghadapi Manchester City. (Foto: David Klein/Reuters)
Jakarta - Kepa Arrizabalaga menolak diganti Maurizio Sarri saat Chelsea menghadapi Manchester City di final Piala Liga Inggris. Sang kiper pun diejek berlaga jadi manajer.

Chelsea menghadapi City di Stadion Wembley, Minggu (24/2/2019). Dalam laga yang berlangsung hingga adu penalti itu, drama tercipta dari sikap Kepa.

Kiper termahal dunia milik Chelsea itu menolak digantikan ketika terlihat mengalami masalah. Padahal, sang manajer sudah menyiapkan Willy Caballero untuk menggantikan Kepa.

Kepa menolak pergantian itu sehingga membuat Sarri sempat terlihat kesal. Pada akhirnya, Kepa tetap bermain hingga adu penalti dan tetap gagal membawa Chelsea juara usai kalah 3-4, meski ia sempat menghalau penalti Leroy Sane.




Sikap Kepa kemudian dicibir di media sosial. kiper belia Spanyol itu dianggap berlaga jadi manajer, sebab menolak perintah Sarri untuk digantikan Caballero.

Di Twiter, screenshot Wikipedia milik Kepa beredar yang data-datanya sudah diganti. Kepa diejek dengan tertulis bermain sekaligus menjadi manajer Chelsea. Posisi bermain Kepa juga diganti di Wikipedia. Ia bukan lagi menjadi kiper, melainkan manajer Chelsea.


Kepa Diejek Jadi 'Manajer' Baru ChelseaFoto: Screenshot Twitter @sportbible


Kepa Diejek Jadi 'Manajer' Baru ChelseaFoto: Screenshot Twitter @sportbible

Adapula yang menulis Kepa tidak profesional di Wikipedia. "Ibunya tak pernah mengajarinya sopan santun," tulis keterangan di Wikipedianya.

Sikap Kepa itu juga membuat fans Chelsea geram. Dalam sebuah video, terlihat seorang fans enggan menyalami kiper muda Spanyol itu usai pertandingan.



Sarri menjelaskan, insiden Kepa yang tak mau digantikan cuma salah paham. Ia sempat menganggap Kepa mengalami kram dan layak diganti, tapi ternyata masalahnya tidak seserius itu sehingga Kepa bisa melanjutkan pertandingan.


(yna/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed