sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 25 Feb 2019 12:08 WIB

Kasusnya Jadi Kontroversi, Kepa Ternyata Cuma Pura-pura Cedera

Putra Rusdi Kurniawan - detikSport
Kepa Rrizabalaga dua kali terduduk di lapangan. Yang kedua dia lakukan sebagai strategi men-delay permainan (REUTERS/Rebecca Naden) Kepa Rrizabalaga dua kali terduduk di lapangan. Yang kedua dia lakukan sebagai strategi men-delay permainan (REUTERS/Rebecca Naden)
London - Kepa Arrizabalaga pura-pura cedera demi men-delay permainan. Tapi itu gagal dipahami oleh timnya sendiri. Kontroversi terlanjur terjadi.

Setelah sempat mendapat perawatan dari tim medis Chelsea pada menit 110, Kepa terlihat kembali bermasalah dengan kakinya di menit 117. Dia terduduk di lapangan dan sedikit melakukan peregangan.

Inilah yang kemudian disinyalir sebagai alasan Maurizio Sarri segera menyiapkan Willy Caballero sebagai kiper pengganti. Tapi Kepa menolak ditarik keluar lapangan.

Kepa menolak pergantian itu bukan karena dia membangkan sang manajer. Faktanya dia memang baik-baik saja.
Terduduk di atas lapangan sambil meregangkan kaki disebutnya cuma strategi untuk 'mengambil napas'. Laga sudah menjelang akhir perpanjangan waktu, dan Chelsea dapat banyak tekanan. Karenanya dia merasa tensi permainan yang tinggi itu perlu dihentikan.

"Saya pikir, mereka yang berada di bangku cadangan mengira saya tak bisa melanjutkan, karena itu adalah kali kedua saya terjatuh di lapangan," ucap Kepa dikutip dari Sportskeeda.

"Itu di periode perpanjangan waktu Kami sudah banyak berlari, jadi (jatuh di lapangan) juga cara untuk menghentikan pertandingan. Kami menjalani beberapa momen yang (bikin) menderita, bertahan, jadi itu dilakukan untuk menghentikan pertandingan. Dan supaya tim ini bisa menarik napas dan bukan saya tak bisa melanjutkan pertandingan," jelasnya.

Kepa juga sudah menegaskan kalau dia sama sekali tak bermaksud menentang Maurizzio Sarri. Sang manajer pun sudah menyatakan kalau yang terjadi hanya salah paham.

"Saya bukannya menolak diganti. Itu adalah cara saya mengatakan kalau saya baik-baik saja," tegasnya lagi.

Laga final Piala Liga Inggris tersebut pada akhirnya dimenangi Manchester City dengan skor 4-3. Sampai 90 menit laga dan 30 menit waktu esktra skor tak beranjak dari kedudukan 0-0. (din/ran)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed