sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 05 Mar 2019 01:53 WIB

Tottenham Harus Belajar Menang di Bawah Tekanan

Novitasari Dewi Salusi - detikSport
Harry Kane menilai Tottenham Hotspur harus belajar meraih hasil maksimal di bawah tekanan (Foto: David Klein/Reuters)
London - Sempat jadi penantang juara, Tottenham Hotspur lagi-lagi melempem di saat krusial. Tottenham perlu belajar meraih hasil di bawah tekanan.

Peluang Tottenham menjuarai Liga Inggris musim ini memudar usai kalah beruntun dari Burnley dan Chelsea sebelum kemudian diimbangi Arsenal. Menduduki peringkat ketiga dengan 61 poin, The Lilywhites tertinggal 10 angka dari Manchester City yang ada di puncak.

Bukan kali ini saja Tottenham mengalami hal serupa. Selama empat tahun ditangani Mauricio Pochettino, Harry Kane dkk kerap memanaskan persaingan di papan atas Liga Inggris dan kompetisi domestik, tapi tak pernah benar-benar jadi juara.


Kane sadar betul Tottenham sering cenderung loyo justru di saat-saat krusial. Karena itu, ia menilai Tottenham harus belajar mencapai garis finis meski ada di bawah tekanan.

"Masalah bagi kami sekarang, seperti pekan ini, ketika tekanan muncul dan kami harus menaikkan level performa, kami harus menemukan cara untuk menyelesaikannya," ujar Kane seperti dilansir BBC.

"Kami belum pernah melakukannya dalam beberapa tahun terakhir, kami belum melakukannya pekan ini, dan itu akan jadi perbedaan."

"Itu adalah titik balik yang harus coba kami raih," katanya.

(nds/ran)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com