sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Sabtu, 20 Apr 2019 16:20 WIB

Mimpi Quadruple Man City Memang Kandas, tapi...

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Manchester City disingkirkan Tottenham Hotspur di Liga Champions. (Foto: Phil Noble / Reuters) Manchester City disingkirkan Tottenham Hotspur di Liga Champions. (Foto: Phil Noble / Reuters)
Jakarta - Mimpi Manchester City meraih quadruple kandas usai tersingkir di perempatfinal Liga Champions. Tapi itu tak lantas melunturkan laju gemilang The Citizens begitu saja.

City dipastikan gagal meraih quadruple usai disingkirkan Tottenham Hotspur di perempatfinal Liga Champions. Meski agregatnya imbang 4-4, tim arahan Pep Guardiola itu kalah gol tandang usai kebobolan tiga gol di Etihad Stadium.




Di tempat yang sama, Sabtu (20/4/2019) malam WIB nanti, kedua tim kembali bertemu, kali ini di ajang Liga Inggris. Gagal menaklukkan Tottenham berpeluang membuat City kehilangan trofi Premier League pula.

Bek City Kyle Walker menilai apa yang dilakukan timnya sejauh ini seharusnya sudah cukup untuk membuat mereka mendapatkan apresiasi besar. Bertarung di empat kompetisi dan telah memenangi salah satunya hingga tengah pekan lalu adalah sebuah pencapaian besar.

Kini dengan Liga Champions sudah melayang, City bisa lebih fokus ke tantangan mempertahankan gelar Premier League. Dan diakui perjalanan akan semakin sulit.




"Ini soal sejauh mana klub ini sudah berjalan. Merupakan sebuah kredit besar untuk kami sebagai pemain, yakni apa yang kami bisa raih, dan bisa berada di semua kompetisi sampai Rabu kemarin. Itu berat lo, turnamen-turnamen itu sudah sampai di babak gugur," ujar Walker.

"Di Premier League, Anda bisa kalah beberapa kali di sana-sini. Tapi turnamen, itu kompetisi berat. Kami ingin menciptakan sejarah. Melakukan yang kami lakukan dan memecahkan rekor-rekor tahun lalu memang fantastis, salut untuk kami. Tapi tahun ini soal mempertahankan gelar dan mengakhiri musim memenangi gelar beruntun yang saya rasa tak bisa diwujudkan siapapun dalam sembilan tahun."

"Ini akan sangat berat. Ada sejumlah pertandingan berat menjelang, tapi sepakbola itu gila dan apapun bisa terjadi. Kami akan ada dalam persaingan dan bertarung sampai akhir," imbuhnya seperti dilansir Sky Sports.


(raw/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed