Cara Chelsea Jawab Kritikan

Cara Chelsea Jawab Kritikan

- Sepakbola
Senin, 03 Okt 2005 08:35 WIB
Cara Chelsea Jawab Kritikan
Jakarta - Meyakinkan sekali cara Chelsea mencari momen untuk menjawab kritikan sebagian kalangan yang menganggap permainan mereka tidak bermutu. Momen itu adalah kemenangan telak 4-1 atas Liverpool di Anfield, Minggu (2/10/2005). Asal tahu saja, baru kali ini sejak 36 tahun silam The Reds kebobolan gol sebanyak itu di kandangnya sendiri. Atas sukses tersebut pelatih Chelsea Jose Mourinho pun bersuara (lebih) lantang terutama kepada mereka yang belakangan ini menyindir strategi timnya yang dinilai membosankan. Tak kurang dari legenda Belanda Johan Cruyff sampai Rafa Benitez mengutarakan hal tersebut. Pada intinya mereka bilang, Chelsea boleh meraih kemenangan demi kemenangan, tapi prosesnya tidaklah cantik. "Kami layak akan respek yang lebih tinggi, bukan dari Liverpool, tapi dari orang-orang keseluruhan. Kami ini tim yang bagus," tegas lelaki Portugal itu usai pertandingan, dikutip BBC"Kami punya delapan pertandingan dan delapan kemenangan dengan 18 gol. Tapi orang bilang kami tak bisa main, bahwa kami ini sekelompok badut. Ini tidak benar. Timku menunjukkan kepribadian besarnya. Tapi perburuan juara memang belum selesai."Secara khusus ia menanggapi pernyataan Cruyff yang menolak apabila Chelsea dikatakan sebagai tim terbaik dunia saat ini. "Kami memang bukan tim yang sempurna, bukan tim terbaik di jagad raya ini," jawab Mourinho."Saya katakan bahwa kami adalah tim sepakbola yang sangat bagus dan memiliki semua aspek yang mesti dipunyai sebuah tim: ambisi besar, kualitas pertahanan dan serangan, skil individu pemain, dan kreativitas bermain."Menyangkut Benitez, yang sempat menyebut Chelsea takut pada Liverpool, Mourinho memilih tidak balik "mempermalukan" rivalnya itu. Tapi tentu saja ia punya kalimat-kalimat rapi yang diplomatis sekaligus "menohok"."Saya tahu mereka tak bisa meladeni permainan kami face to face. Mereka harus bertahan dan menunggu kesalahan kami buat mencetak gol. Kalau mereka melawan kami dengan face to face, mereka tak bisa menang.""Jika Rafa Benitez mengatakan kami punya kelemahan, itu sudah pasti. Dia manajer yang hebat, tapi saya juga tahu kelemahan timku," sambungnya.Jadi, inikah momen buat Mourinho mengatakan bahwa Chelsea akan melenggang mulus buat mempertahankan gelar juaranya? Tidak juga, kata sang manajer."Kami memang sedang berada di depan, tapi masih ada beberapa tim bagus yang akan mengejar kami. Apa sih perbedaan antara kami dan Manchester United, Arsenal? Enam poin, tujuh poin, delapan. Apa itu? Itu adalah sesuatu yang memberi kami izin untuk melakukan sebuah kesalahan, tapi kami tak boleh terlena."Setali tiga uang dengan Mourinho, Frank Lampard pun menjawab semua kritik yang ditujukan pada timnya. "Banyak yang bilang kami akan takut datang ke sini (Anfield). Kami tidak takut pergi kemanapun," ujar gelandang internasional Inggris ini."Berbagai hal diucapkan pada kami setelah pertandingan Liga Champions pertengahan minggu lalu. Kami merasa banyak hal yang diomongkan orang itu salah. Sekarang kami ingin fokus. Kami tidak berpikir kami tak terkalahkan, tapi kami sangat gembira dengan hasil ini."Foto: Mourinho bungkam para pengritiknya (mourinho.net) (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads