sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 13 Mei 2019 11:24 WIB

Milimeter yang Memisahkan Man City dan Liverpool

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Manchester City dan Liverpool berjarak milimeter dari bertukar posisi. (Foto: Mike Hewitt/Getty Images) Manchester City dan Liverpool berjarak milimeter dari bertukar posisi. (Foto: Mike Hewitt/Getty Images)
Jakarta - Ada satu poin yang memisahkan Manchester City dengan Liverpool di posisi dua. Seberapa tipiskah selisih satu poin itu dari ketiadaan?

City memastikan diri juara dan mempertahankan gelar di laga terakhir Premier League 2018/2019. Kemenangan 4-1 atas Brighton & Hove Albion mengantarkan Citizens finis dengan 98 poin, satu poin saja dari Liverpool di posisi dua.

Untuk Liverpool, raihan 97 poin bakal sudah cukup buat mengunci gelar sejak era pertama Premier League dimulai pada 1992/1993 hingga musim 2016/2017. 'Si Merah' pun tercatat sebagai runner-up dengan jumlah poin terbanyak di sejarah Liga Inggris.




Gagal juara dengan selisih satu poin menjadi sebuah catatan lain yang menyesakkan untuk Liverpool. Tapi fakta di balik selisih satu poin itu boleh jadi lebih pahit.

Bahwa ada jarak sekian milimeter saja yang berpotensi membuat Liverpool dan City bertukar posisi. Ada dua momen yang krusial: kala Liverpool kalah 1-2 dari City di Etihad awal Januari dan saat City menang 1-0 atas Burnley akhir April lalu.

Pada momen pertama, ada jarak 11,7 milimeter yang menggagalkan Sadio Mane dari mencetak gol untuk Liverpool dalam laga di Etihad pada 4 Januari lalu. Pada menit ke-18, sontekannya menaklukkan Ederson Moraes dan membentur tiang.

John Stones lantas menyapu bola tapi malah membentur badan Ederson dan kembali ke arah gawang. Tepat saat sebelum bola melesati garis sepenuhnya, Stones kembali menyapu bola.

Ya, jaraknya adalah 11,7 milimeter dari gol.




Saat itu kedudukan masih 0-0 dan keunggulan akan membuka jalan Liverpool untuk menang. Pada prosesnya, Liverpool malah kebobolan oleh Sergio Aguero di menit ke-40. Roberto Firmino sempat menghidupkan peluang, tapi gol Leroy Sane pada menit ke-72 memastikan City meraup tiga poin.

Hasil itu dalam perjalanannya menjadi satu-satunya kekalahan Liverpool di musim ini. Bicara andai, terhindar dari kekalahan di laga ini kemungkinan cukup untuk membawa Liverpool juara.

Bahkan dengan hasil imbang saja, itu berarti City kehilangan dua poin dan Liverpool mendapatkan satu poin.




Momen tipis lainnya adalah saat City menang 1-0 atas Burnley pada 28 April lalu di Turf Moor. Kala itu sepakan Aguero sempat disapu oleh pemain Burnley, tapi ternyata bola sudah melewati garis gawang sepenuhnya.

Sejauh apa jarak bola dari garis gawang? Hanya 29,5 milimeter. Tanpa gol ini, City bisa jadi mengakhiri musim di posisi Liverpool saat ini. (raw/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com