sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 13 Mei 2019 15:40 WIB

Maaf Liverpool, Kali ini Pertahanan Tak Memenangkan Gelar

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Liverpool punya pertahanan terbaik, tapi gagal juara di Premier League 2018/2019. (Foto: Laurence Griffiths/Getty Images) Liverpool punya pertahanan terbaik, tapi gagal juara di Premier League 2018/2019. (Foto: Laurence Griffiths/Getty Images)
Jakarta - Ada adagium populer di dunia olahraga yang menyebutkan bahwa pertahanan memenangkan kejuaraan. Adagium itu tak berlaku untuk Liverpool kali ini.

Adagium 'attack wins you games, defence wins you titles' pernah diungkapkan oleh manajer paling sukses di Premier League, Sir Alex Ferguson. Artinya kurang lebih adalah, lini serang yang bagus (hanya) memenangkan pertandingan, sementara pertahanan kukuh memenangkan kejuaraan.

Tapi pepatah ini pun sebenarnya sudah banyak diperdebatkan, dan kali ini Liverpool membuktikan bahwa itu tak sepenuhnya benar. Liverpool menuntaskan Premier League 2018/2019 dengan pertahanan terbaik, tapi mesti merelakan gelar juara digenggam Manchester City.




Liverpool hanya kebobolan 21 gol sepanjang 38 laga, satu gol lebih sedikit dari City. 'Si Merah' juga mencatatkan 21 clean sheet, satu lebih banyak dari City yang membukukan 20 clean sheet.

Dengan catatan-catatan itu, Liverpool cuma kalah sekali berbanding empat milik City. Yang menjadi persoalan adalah, Liverpool lebih sering menemui kebuntuan ketimbang City dan berujung dengan hasil imbang.

Liverpool memetik tujuh hasil imbang sementara City hanya dua kali tertahan. Keunggulan City dalam hal ini tak terlepas dari kemampuan lini serangnya membongkar pertahanan.

City adalah tim paling produktif di liga musim ini dengan 95 gol. Liverpool berada di urutan kedua dengan 89 gol. Selisihnya memang 'hanya' enam gol, tapi itu terbukti krusial dalam perebutan gelar.




Hasil yang dipetik Liverpool musim ini juga melanjutkan tren bahwa, adagium pertahanan memenangkan kejuaraan masih lebih banyak kurang tepatnya. Faktanya, jumlah tim yang juara berbekal catatan penyerangan apik masih lebih banyak ketimbang yang punya pertahanan mengilap.

Sejak Premier League diikuti 20 tim pada musim 1995/1996, hanya lima tim dengan catatan pertahanan terbaik yang berakhir sebagai juara. Sementara itu ada sembilan tim yang juara berbekal produktivitas gol.

Ini tak termasuk mereka yang juara dengan catatan sempurna. Dari 24 musim sejak 1995/1995, ada enam tim yang juara dengan catatan sempurna: oke di depan dan belakang.




Sementara itu, ada lima tim yang juara tanpa mencatatkan penyerangan atau pertahanan terbaik, termasuk Leicester City dan Chelsea kala juara di 2015/2016 dan 2016/2017.

Well, setidaknya Liverpool tak sendirian, menjadi tim dengan pertahanan terbaik yang tak juara.

MusimTim JuaraPeringkat PertahananPeringkat Lini Serang
95/96Man United31
96/97Man United71
97/98Arsenal23
98/99Man United41
99/00Man United61
00/01Man United11
01/02Arsenal22
02/03Man United12
03/04Arsenal11
04/05Chelsea12
05/06Chelsea11
06/07Man United21
07/08Man United11
08/09Man United12
09/10Chelsea21
10/11Man United31
11/12Man City11
12/13Man United51
13/14Man City21
14/15Chelsea12
15/16Leicester33
16/17Chelsea32
17/18Man City11
18/19Man City12
(raw/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed