Rumah Eriksson Dirusak Fans
Sabtu, 08 Okt 2005 13:43 WIB
Jakarta - Malang betul pelatih Inggris Sven-Goran Eriksson. Saat dirinya dihadapkan dengan pertandingan penting antara Inggris vs Polandia rumahnya mendapatkan musibah. Musibah yang menimpa rumah Eriksson di Regent's Park, London, tersebut adalah vandalisme. Pelaku yang belum teridentifikasi memecahkan kaca depan rumah pria asal Swedia itu dengan batu bata. Eriksson sendiri tidak berada di rumah saat kejadian. Namun tidak ada korban dalam aksi kriminal ini. Menurut dugaan sementara, pelaku vandalisme adalah fans Inggris yang tidak suka dengan kepemimpinan Eriksson di timnas. Tetapi hingga kini kepolisian belum menangkap siapapun. "Betul kalau rumah saya dirusak orang, itu kejadian yang ketiga kali sepertinya," aku mantan pelatih Lazio tersebut seperti dilansir Reuters, Sabtu (8/10/2005). "Itu bukan yang sekali, tetapi yang pertama sejak pertandingan melawan Irlandia Utara. Yang dua lagi terjadi sebelum itu," tambah Eriksson. Meski sudah tiga kali mendapat musibah pengrusakan yang sama, Eriksson tak mau menuduh oknum fans Inggris sebagai pelakunya. "Saya pikir kejadian itu tidak berhubungan dengan para fans Inggris. Reaksi fans sangat baik. Jika saat berkeliling negeri ini, mereka suka berkata "Maju terus" atau hal-hal seperti "Jangan dengarkan pers'," tandasnya. Eriksson mulai menuai badai setelah skuad besutannya menuai hasil buruk di beberapa pertandingan. Diawali dengan kekalahan 1-4 dari Denmark di sebuah partai persahabatan, Inggris lalu menelan kekalahan 0-1 dari Irlandia Utara. Kekalahan tersebut membuat Inggris terancam tidak lolos ke Piala Dunia 2006 Jerman. David Beckham cs harus memenangkan dua partai sisa melawan Austria dan Polandia jika ingin lolos. Mereka kini masih berada di posisi kedua Grup 6, terpaut lima angka dari pemuncak klasemen Polandia. (mel/)











































