sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 17 Des 2019 01:31 WIB

Pemerintah China: Oezil Termakan Berita Hoax Soal Muslim Uighur

Yanu Arifin - detikSport
Gelandang Arsenal Mesut Oezil. (Foto: John Sibley/Reuters)
Beijing - China kembali merespons sikap Mesut Oezil, yang menyoroti isu muslim Uighur. Gelandang Arsenal itu diklaim cuma termakan berita hoax.

Oezil mengangkat isu muslim Uigur lewat media sosialnya. Pemain berdarah Turki-Jerman itu menilai masyarakat muslim Uighur tengah mendapat perlakuan yang tidak mengenakkan dari pemerintah China di kamp konsentrasi di Xinjiang.
Pemerintah China, dalam hal ini Kementerian Luar Negeri, menilai Oezil cuma termakan berita hoax. Menurutnya, situasi politik di Xinjiang cukup stabil dan tidak menghadirkan masalah sama sekali.

"Saya tidak tahu apakah Tuan Mesut Ozil pernah mengunjungi Xinjiang. Tampaknya dia dibutakan dan disesatkan oleh beberapa laporan berita palsu dan pernyataan tidak berdasar dan salah," kata Geng Shuang, juru bicara kementerian luar negeri, seperti dilansir Aljazeera.

"Saya ingin mengatakan kepadanya, bahwa Xinjiang sekarang menikmati stabilitas politik, perkembangan ekonomi, dan harmoni sosial di mana semua orang hidup dan bekerja dalam damai," ujar Geng Shuang.
Sebelumnya, China sudah bereaksi keras atas sikap Oezil. Stasiun televisi CCTV dan PPTV memboikot pertandingan Oezil saat dimainkan Arsenal melawan Manchester City, Minggu (15/12).

Selain itu, media-media pro pemerintah juga menulis kritikan yang pedas kepada Oezil. Apa yang ditunjukkan eks gelandang Timnas Jerman itu dinilai bisa berpengaruh serius ke klubnya saat ini.

Masyarakat China sendiri sudah bereaksi kepada Oezil. Mulai dari kecaman di media sosial, hingga membakar jersey The Gunners.

Pemerintah China: Oezil Termakan Berita Hoax Soal Muslim Uighur



Simak Video "Arsenal Diam-diam Tertarik Jorginho"
[Gambas:Video 20detik]
(yna/pur)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com