Kondisi Best Kembali Kritis
Selasa, 22 Nov 2005 05:51 WIB
Jakarta - Pasca tranplantasi hati ternyata kondisi mantan legenda Manchester United George Best ternyata tak kunjung membaik. Bahkan bisa dikatakan mengkhawatirkan. Itulah keadaan terakhir mantan pemain sepakbola berusia 59 tahun itu, seperti diungkapkan Dr. Roger Williams. Sang dokter yang menangani Best ini menjelaskan jika kondisi buruk ini terus berlangsung maka bisa dipastikan peluang hidup Best menipis. "Tanpa adanya perubahan yang kunjung membaik, maka ia tidak bisa bertahan lama," ujar Williams seperti dikutip AP, Selasa (22/11/2005). Best yang melakukan tranplanstasi hati pada tiga tahun lalu ini tengah dalam kondisi kritis terbaring di Cromwell Hospital, dan kelangsungan jiwanya tergantung alat. "Saat ini otaknya masuk aktif dan pupil matanya masih memberi reaksi. Namun kami tidak ingin terus menahan orang yang hidup namun tak hidup," tambah Williams. Meski demikian, diagnosa dokter yang tergolong kabar buruk itu ditanggapi kerabat Best dengan rasa optimis. "Dia sudah sedikit membaik dan tampak nyaman," kata putra Best, Calum yang terus mendampingi sang ayah beberapa hari belakangan ini, Penyakit Best sendiri didera akibat terlalu banyaknya mengkonsumsi alkohol. Sejak masuk rumah sakit pada Oktober lalu, penyakit Best didiagnosa merupakan radang paru-paru. Best, kelahiran Belfast, Irlandia Utara merupakan sosok yang pantas dikenang oleh Manchester United. Bagaimana tidak, dengan torehan 178 gol untuk Red Devils, ia telah membawa klub ini memenangkan dua gelar Liga Champions di tahun 1965 dan 1967. Tak ketinggalan ia pun turut serta membawa MU merebut Piala Eropa di tahun 1968 di mana di tahun itu Best juga dianugerahi penghargaan Pemain Terbaik Eropa dan Pemain Terbaik Asosiasi Penulis (Football Writers' Association Player of the Year).Foto: Kondisi Best memburuk pasca transplantasi hati (ist) (erk/)











































