ADVERTISEMENT

Buntut Masalah Uighur, Komentator China Ogah Sebut Nama Oezil

Yanu Arifin - Sepakbola
Sabtu, 28 Des 2019 03:01 WIB
Nama Mesut Oezil masih diboikot oleh komentator China, kendati laga Arsenal sudah disiarkan lagi. (Foto: Mark Kerton/PA via AP)
Bournemouth - Gelandang Arsenal, Mesut Oezil masih diboikot di China karena komentarnya soal muslim Uighur. Saat melawan, Bournemouth namanya tidak disebut sama sekali.

Stasiun televisi China akhirnya menyiarkan laga Arsenal, saat menghadapi Bournemouth di laga Boxing Day Liga Inggris, Kamis (26/12). Namun, seperti dilansir Daily Mail, komentator China tidak menyebut nama Oezil sama sekali sepanjang pertandingan berlangsung.

Saat susunan pemain dibacakan, nama Oezil tidak disebutkan. Sementara pemain-pemain lain yang diturunkan Mikel Arteta, yang menjalani debutnya sebagai manajer Arsenal, tetap dibacakan.


Tak cuma dalam susunan pemain, Oezil juga tak disebut sama sekali sepanjang laga, yang berakhir imbang 1-1. Bahkan ketika digantikan Joe Willock pada menit ke-75, nama Oezil juga disebut komentator.

Sikap komentator tersebut masih menjadi bagian dari upaya China memboikot Oezil di negaranya. Hal itu dikarenakan Oezil sempat mengecam China karena dianggap menindas etnis muslim Uighur, yang kabarnya ditahan di kamp konsentrasi di Xinjiang.

Bukan cuma pemboikotan di media yang dialami Oezil. Pemain berdarah Jerman-Turki itu juga dihilangkan dari mesin pencari di internet dan video game di Negeri Tirai Bambu.



Simak Video "Laporan PBB: China Langgar HAM Serius Kelompok Uighur di Xinjiang"
[Gambas:Video 20detik]
(yna/raw)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT