sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 12 Feb 2020 15:45 WIB

Ancelotti Lebih Plong Melatih di Inggris Ketimbang Italia

Bayu Baskoro - detikSport
TURIN, ITALY - AUGUST 31:  SSC Napoli coach Carlo Ancelotti looks on during the Serie A match between Juventus and SSC Napoli at Allianz Stadium on August 31, 2019 in Turin, Italy.  (Photo by Emilio Andreoli/Getty Images ) Carlo Ancelotti membeberkan perbedaan atmosfer sepakbola di Inggris dan Italia (Foto: Emilio Andreoli/Getty Images)
Liverpool -

Carlo Ancelotti membandingkan atmosfer sepakbola di Inggris dan Italia. Menurut manajer Everton itu, para penggemar di Serie A lebih mengganggu dirinya.

Don Carlo mulai menukangi Everton sejak Desember 2019. Ia merapat ke Goodison Park setelah sebelumnya didepak dari klub Liga Italia, Napoli.

Everton menjadi klub Inggris kedua buat juru taktik asal Italia itu. Sebelumnya, Ancelotti pernah menangani Chelsea pada 2009-2011 dan mempersembahkan tiga trofi, yakni gelar Liga Inggris, Piala FA, serta Community Shield.

Mantan pelatih AC Milan itu mampu mengangkat performa Everton dari papan bawah hingga kini dapat bersaing di zona Eropa. The Toffees sekarang duduk di peringkat ketujuh klasemen Liga Inggris dengan 36 poin dan hanya terpaut lima angka dari empat besar.

Ancelotti mengaku senang bisa kembali melatih di Inggris. Baginya, atmosfer sepakbola di Premier League jauh lebih leluasa buat para manajer ketimbang di Italia.

Hal tersebut yang menurutnya banyak membuat para pelatih berkebangsaan Italia lebih senang menyebrang lautan untuk berkarier di Inggris. Don Carlo agak kesal dengan tindakan penggemar di Serie A yang kerap mencaci maki pelatih dan pemain di stadion.

"Apakah saya, (Gianluca) Vialli, (Gianfranco) Zola, (Claudio) Ranieri merasa puas di Inggris? Well, tentu saja! Jika anda terbiasa dengan sepakbola Italia, coba cari dunia yang lain," kata Ancelotti kepada Corriere della Sera, seperti dilansir Calciomercato.

"Saya tidak berbicara soal intensitas permainan, sebab itu tak berbeda jauh. Hal yang membedakan adalah lingkungannya yang berbeda di sini," dia menambahkan.

"Sebagai contoh, di Inggris anda tak merasa tersinggung. Caci maki itu sungguh mengganggu. Pada beberapa stadion di Italia anda mendapat kesan jika orang-orang membenci anda, hanya karena anda berpindah klub."

"Ada penonton yang duduk di belakang bangku cadangan dan melemparkan caci maki kepada anda selama 90 menit. Di sini (di Inggris), hal seperti itu tak pernah terpikirkan," Ancelotti menuturkan.

Ancelotti Lebih Plong Melatih di Inggris Ketimbang Italia



Simak Video "Usai Menang Besar dan Lolos ke 16 Besar, Napoli Pecat Ancelotti"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com