sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 27 Feb 2020 22:48 WIB

Sudah Belanja Rp 4 T, Liverpool Tetap Untung Rp 761 M

Mohammad Resha Pratama - detikSport
LIVERPOOL, ENGLAND - FEBRUARY 24: Sadio Mané of Liverpool celebrates after scoring his sides third goal with Trent Alexander-Arnold of Liverpool during the Premier League match between Liverpool FC and West Ham United at Anfield on February 24, 2020 in Liverpool, United Kingdom. (Photo by Clive Brunskill/Getty Images) Liverpool untung 42 juta paun selama setahun ini (Clive Brunskill/Getty Images)
Liverpool -

Liverpool memang mengeluarkan banyak uang musim panas 2018 untuk memperkuat skuatnya. Tapi, The Reds masih bisa mencatat keuntungan bersih 42 juta paun atau Rp 761 M.

Hal itu terlihat pada laporan keuangan klub di akhir musim 2018/2019. Durasinya adalah selama setahun hingga 31 Mei 2019. Pemasukan klub mencapai 533 juta paun atau sekitar Rp 9,6 T, naik sekitar 78 juta paun.

Peningkatan ini terbantu pemasukan dari media, komersial, dan hasil penjualan tiket. Paling terasa adalah kenaikan hak siar sekitar 41 juta paun menjadi 261 juta paun. Sementara itu, dari sisi komersil, Liverpool membukukan pendapatan 188 juta paun, dan tiket sekitar 84 juta paun.

Naiknya pemasukan klub itu membuat manajemen bisa bebas membelanjakan uang di bursa transfer lalu dengan mendatangkan pemain seperti Alisson Becker, Fabinho, Xherdan Shaqiri, dan Naby Keita. Selain membeli pemain, Liverpool juga mengeluarkan uang untuk kontrak baru para pemain bintang.



Mohamed Salah, Sadio Mane, Roberto Firmino, Jordan Henderson, Trent Alexander-Arnold, dan Andy Robertson, adalah para pemain yang diperpanjang kontraknya. Keberhasilan Liverpool menjuarai Liga Champions juga sangat membantu.

Alhasil, selama setahun laporan keuangan itu, Liverpool banyak mendapat sponsor baru termasuk AXA yang menempel di jersey latihan mereka. Punya pundi uang yang banyak membuat Liverpool bisa bergerak bebas.

Tak cuma mendatangkan pemain, Liverpool juga berinvestasi memperbarui pusat latihan di Kirkby senilai 50 juta paun, dan rencana menambah kapasitas stadion Anfield menjadi 60 ribu tempat duduk, dari saat ini sekitar 54 ribu.



"Kekuatan finansial ini memudahkan kami untuk merekrut pemain dan mempercantik infrastruktur klub ini," ujar COO Liverpool, Andy Hughes, di Sky Sports.

"Kemampuan kami membelanjakan 220 juta paun selama periode finansial ini membuktikan betapa suksesnya strategi bisnis klub ini, khususnya terkait kenaikan nilai pemasukan komersial," sambungnya.

"Memang sepakbola semakin lama semakin mahal, tapi yang terpenting untuk kami adalah tetap konsisten dengan kondisi keuangan kami. Sehingga kami bisa menjalankan klub ini untuk jangka panjang."

Pemasukan Liverpool tentu akan makin besar jika mereka berhasil menjuarai Liga Inggris dan mempertahankan trofi Liga Champions musim ini. Apalagi, Liverpool cuma mengeluakan 7,2 juta paun untuk memboyong Takumi Minamino musim ini.



Simak Video "Mampukah Liverpool Samai Rekor Invincible Arsenal?"
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/raw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com