sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Sabtu, 28 Mar 2020 08:00 WIB

Klopp Menangis Lihat Paramedis Nyanyikan You'll Never Walk Alone

Putra Rusdi K - detikSport
LIVERPOOL, ENGLAND - MARCH 07: Jurgen Klopp, Manager of Liverpool celebrates following his sides victory in the Premier League match between Liverpool FC and AFC Bournemouth  at Anfield on March 07, 2020 in Liverpool, United Kingdom. (Photo by Jan Kruger/Getty Images) Juergen Klopp menangus menyaksikan paramedis menyanyikan You'll Never Walk Alone (Foto: Jan Kruger/Getty Images)
Liverpool -

Juergen Klopp menangis melihat staf Departemen Kesehatan Inggris (NHS) bernyanyi You'll Never Walk Alone. Lagu itu dinyanyikan saat mereka bertugas.

Kasus Virus Corona di Inggris dalam beberapa hari terakhir meningkat pesat. 14.743 orang kini terjangkit Covid-19. Penyakit tersebut juga menyerang dua tokoh kenamaan di Negeri Tiga Singa yaitu Pangeran Charles dan Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson.

Kondisi ini membuat paramedis di Inggris harus berjuang keras untuk menangani pasien Virus Corona. Di tengah perjuangan tersebut, beredar video dimana paramedis di Inggris saling menyemangati lewat lagu You'll Never Walk Alone.

Video tersebut diunggah oleh Politikus, Mary Foy, di akun Twitternya. Dalam Video terlihat Staf NHS yang berada di dalam dan di luar ruang isolasi menyanyikan bersama-sama anthem Liverpool itu.

Klopp mengaku tak kuasa menahan tangis usai melihat video ini. Manajer asal Jerman ini melihat keberanian diri dari para petugas medis yang rela mengambil risiko demi membantu sesama manusia

"Saya nyaris tak bisa berkata-kata karena ini luar biasa bagus. Saya kemarin dikirimi video orang-orang di rumah sakit tepat di area ruang isolasi ini. Ktika mereka menyanyikan lagu You'll Never Walk Alone." ujar Kloop dikutip situs resmi Si Merah.

"Ini menunjukkan banyak hal bahwa orang tak sekadar bekerja, tapi juga memiliki semangat yang luar biasa. Mereka membantu banyak orang. Kami butuh mereka karena kami dalam masalah. Mereka menjalankan tugasnya tersebut hampir setiap hari."

"Mereka membawa diri mereka ke dalam bahaya karena menangani orang sakit. Tak ada sikap yang tepat selain mengagumi dan menghormati mereka," jelasnya menambahkan.

Virus Corona sendiri berpeluang memupuskan mimpi Klopp untuk mengantar Liverpool menjuarai Liga Inggris. Sekaligus, membuat Si Merah mengakhiri paceklik gelar liga selama 30 tahun.

Liga Inggris saat ini harus dihentikan akibat Covid-19 ketika Si Merah kukuh di puncak klasemen. Mereka unggul 25 poin dari Manchester City di urutan kedua.

Klopp sebelumnya sudah bersikap legowo menanggapi hal ini. Ia mengatakan keselamatan nyawa manusia lebih penting daripada gelar Liga Inggris.



Simak Video "Liverpool Sudah Juara, Saatnya Klopp ke Timnas Jerman"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com