Ramai-ramai Kecam Mesut Oezil yang Tolak Pemotongan Gaji

Lucas Aditya - Sepakbola
Selasa, 21 Apr 2020 22:00 WIB
LONDON, ENGLAND - MAY 21:  Mesut Ozil of Arsenal in action during the Premier League match between Arsenal and Everton at Emirates Stadium on May 21, 2017 in London, England.  (Photo by Clive Mason/Getty Images)
Mesut Oezil dikecam karena tak mau dipotong gajinya oleh Arsenal. (Foto: Getty Images/Clive Mason)
Jakarta -

Mesut Oezil menolak kebijakan pemotongan gaji yang dilakukan oleh Arsenal. Pemain Jerman itu pun banyak mendapatkan tekanan.

Arsenal memotong gaji para pemain dan manajer sebesar 12,5 persen selama setahun. Kebijakan itu disampaikan Meriam London melalui laman resmi klub, Selasa (21/4/2020) dini hari WIB.

Hal itu mesti ditempuh Arsenal untuk menekan pengeluaran selama pandemi virus Corona. Liga Inggris sudah disetop sejak 9 Maret lalu.

Oezil merupakan pemain dengan bayaran termahal di Arsenal. gajinya mencapai 350 ribu pound sterling setiap pekan. Agen Moezil, Dr Erkut Sogut, yang menolak pemotongan gaji itu. Oezil pun panen hujatan.

1. Piers Morgan

Kecaman datang dari jurnalis, Piers Morgan. Oezil kini membuat pesepakbola mempunyai reputasi buruk.

"Beberapa pemain muda mendapatkan bayaran jauh dari yang dipotong dari anda sebesar 12,5 persen. Sangat sedikit untuk anda, dan anda tak mau melakukan itu? karena anda ingin melihat bagaimana situasi keuangan berjalan? Sementara anda lebih banyak duduk dan bermain setiap malam dibandingkan bermain sepakbola, benarkah?" kata Morgan di Daily Star.

"Saya merasa banyak pemain mendapatkan reputasi buruk, tapi ini alasannya mengapa mereka mendapatkan reputasi buruk. Pemain seperti Mesut Oezil, yang baru saja bilang tidak. 'Tidak, maaf tidak. Saya mungkin pemain dengan bayaran paling tinggi di Arsenal, saya mungkin salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di dunia. Saya mungkin pantas mendapat perhatian, dan saya mungkin bisa duduk terdiam di momen ini, tapi tidak, saya tak akan mau mendapat pemotongan gaji," dia menambahkan.