Hari Berakhirnya Kisah Man United-David 'The Chosen One' Moyes

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Rabu, 22 Apr 2020 21:50 WIB
LONDON, ENGLAND - MARCH 22:  David Moyes the Manchester United manager looks on during the Barclays Premier League match between West Ham United and Manchester United at Boleyn Ground on March 22, 2014 in London, England.  (Photo by Paul Gilham/Getty Images)
David Moyes dipecat Manchester United pada 22 April 2014 (Foto: Getty Images/Paul Gilham)
Jakarta -

Tanggal 22 April tak cuma mendatangkan memori juara Liga Inggris buat Manchester United. Pada tanggal yang sama di tahun berbeda, MU memecat David Moyes.

Tepat tujuh tahun lalu, MU mengunci gelar juara Premier League 2012/2013 berkat hat-trick Robin van Persie. Itu sekaligus jadi gelar terakhir MU bersama Sir Alex Ferguson yang kemudian pensiun di akhir musim.

Untuk menggantikan Sir Alex, MU menunjuk Moyes. Mantan manajer Everton itu diikat kontrak enam tahun.

MANCHESTER, ENGLAND - MARCH 29:  Stewards stand watch beside a David Moyes banner prior to the Barclays Premier League match between Manchester United and Aston Villa at Old Trafford on March 29, 2014 in Manchester, England.  (Photo by Alex Livesey/Getty Images)Spanduk David Moyes di Old Trafford (Foto: Alex Livesey/Getty Images)

Sir Alex sendiri yang memilih Moyes sebagai suksesornya. Karena itu, Moyes dapat julukan The Chosen One atau 'yang terpilih'.

"Kami dengan suara bulat sepakat soal David Moyes," ujar Sir Alex kepada BBC kala itu.

Namun, segalanya tak berjalan mulus untuk Moyes. Usai start bagus di pekan-pekan awal, Moyes mulai dapat tekanan besar setelah MU menjalani start terburuk sejak 1989.

Laga melawan Everton pada 20 April 2014 kemudian jadi pamungkas untuk Moyes. Setan Merah dikalahkan Everton 0-2 dan dipastikan gagal ke Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 1995/1996.

Moyes akhirnya dipecat pada 22 April 2014. Posisinya kemudian digantikan oleh Ryan Giggs yang bertindak sebagai manajer interim.

Selama 10 bulan menangani MU, Moyes mencatatkan 27 kemenangan dari total 51 pertandingan yang dimainkan di semua kompetisi. Meski demikian, MU mencatatkan rekor kandang terburuk sejak 1978.



Simak Video "Atalanta Vs MU: Ronaldo-Cavani Duet Lagi?"
[Gambas:Video 20detik]
(nds/aff)