sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 12 Mei 2020 08:45 WIB

Timo Werner Cocok dengan Filosofi Klopp

Novitasari Dewi Salusi - detikSport
LONDON, ENGLAND - FEBRUARY 19: Timo Werner of RB Leipzig during the UEFA Champions League round of 16 first leg match between Tottenham Hotspur and RB Leipzig at Tottenham Hotspur Stadium on February 19, 2020 in London, United Kingdom. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images) Penyerang Rb Leipzig, Timo Werner, kabarnya masuk radar Liverpool (Foto: Catherine Ivill/Getty Images)
Jakarta -

Liverpool kabarnya tertarik kepada Timo Werner. Menurut legenda Liverpool, John Barnes, Werner sesuai dengan filosofi Juergen Klopp dalam mencari pemain.

Werner tampil apik di lini depan RB Leipzig. Sebelum musim ditangguhkan karena pandemi virus corona, penyerang 24 tahun itu sudah mencetak 27 gol dan 12 assist dari 36 kali penampilan di semua kompetisi.

Barnes menilai Werner adalah pemain yang cocok dengan filosofi Klopp. Menurutnya, Klopp bukan tipe pelatih yang mencari pemain terbaik dan lebih mementingkan kebutuhan dan kecocokan dengan gaya main tim.

"Werner sesuai dengan profil dari salah satu trisula di lini depan. Itulah yang dilakukan Juergen Klopp, dia mencari apa yang dia perlu dari pemain berbeda di posisi berbeda dan dia mencari profil itu di pemain yang berbeda," ujar Barnes seperti dilansir Mirror.

"Timo Werner mungkin tidak akan cocok dengan Manchester City karena dia tipe pemain yang berbeda, dia sangat cepat, dinamis, dan tanpa basa-basi, dan itulah yang harus dilakukan trisula lini depan Liverpool."

Barnes mengibaratkan Werner seperti Jordan Henderson. Meski ada pemain lain yang dinilai lebih baik seperti Kevin De Bruyne atau David Silva, Klopp tak akan tertarik karena tidak cocok dengan gaya mainnya.

"Di situlah Klopp jago. Jika dia mencari gelandang, dia tidak akan mencari seorang Kevin De Bruyne atau David Silva, dia akan mencari pemain seperti Jordan Henderson," lanjut Barnes.

"Dia tahu bagaimana dia ingin timnya main dan mencari pemain yang cocok dengan sistem itu, sementara klub lain mencari pemain terbaik yang mereka anggap terbaik dan bilang akan merekrutnya karena dia akan mencetak 50 gol, tapi jika dia tidak sesuai dengan keinginan tim, tidak ada gunanya merekrutnya," katanya.



Simak Video "Liverpool Sudah Juara, Saatnya Klopp ke Timnas Jerman"
[Gambas:Video 20detik]
(nds/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com