sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 29 Mei 2020 07:00 WIB

Dibela dari Kritik: De Gea Masih Kiper Top

Okdwitya Karina Sari - detikSport
NEWCASTLE UPON TYNE, ENGLAND - OCTOBER 06: David De Gea of Manchester United reacts during the Premier League match between Newcastle United and Manchester United at St. James Park on October 06, 2019 in Newcastle upon Tyne, United Kingdom. (Photo by Jan Kruger/Getty Images) Meski belakangan performanya disorot, kiper Man United David de Gea dibela dari kritik. (Foto: Jan Kruger / Getty Images)
Manchester -

Pamor David de Gea menurun setelah melakukan serangkaian blunder. Meski begitu, De Gea masih dianggap sebagai salah satu kiper jempolan.

Kiper Manchester United itu tercatat sudah tiga kali membuat kesalahan yang mengakibatkan gol lawan di sepanjang Liga Inggris 2019/2020. Torehan negatif De Gea itu hanya kalah dari Martin Dubravka, penjaga gawang Newcastle United (4).

Performa De Gea memang sudah menjadi sorotan sejak musim lalu. Padahal selama ini kiper internasional Spanyol itu menjadi salah satu pemain berpengaruh di MU, dan terbukti selalu terpilih masuk sebagai PFA Team of the Year selama 2012/13 hingga 2017/18.

Eks kiper MU Raimond van der Gouw merasa bahwa wajar bagi De Gea melakukan kesalahan-kesalahan itu. Menurut Van der Gouw, hal tersebut tidak akan mengurangi kredibilitas De Gea.

"Well, United memiliki banyak kiper yang sangat bagus," Van der Gouw mengatakan dalam MUTV Group Chat, yang dikutip Mirror. "De Gea itu fantastis, dia sudah menunjukkan bahwa dia adalah salah satu kiper terbaik di Inggris. Tidak hanya satu musim saja, melainkan dalam beberapa musim terakhir."

"Musim lalu, dia memang membuat beberapa kesalahan tapi itu wajar. Dia kan juga manusia, dan kalau saya melihat ketika saya masih di Manchester United, ketika saya pertama melihat Peter Schmeichel saya pikir dia tidak akan pernah membuat kesalahan."

"Namun kemudian di sepanjang musim Treble dia sempat menjalani sebuah momen yang buruk dan Anda bertanya-tanya bagaimana hal itu bisa terjadi. De Gea itu fantastis, tapi dia juga bisa membuat kesalahan. Begitupun dengan para pemain top ," lanjut mantan pesepakbola asal Belanda ini.

"Pemain-pemain fantastis selalu mengkritik diri sendiri dan kalau mereka membuat sebuah kesalahan orang-orang bilang mereka tidak lagi bagus. Ini kan konyol karena mereka itu manusia. Bagi seorang kiper, Anda harus stabil dan kalau Anda membuat kesalahan, pastikan lain kali Anda dalam posisi yang tepat sehinga Anda bisa menghentikan bolanya," lugas Van der Gouw.



Simak Video "Roy Keane Ingin Gantung dan Bunuh De Gea"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/raw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com