sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Minggu, 31 Mei 2020 10:13 WIB

Skuad Man United Pernah Dikepung Tinja, Ini Ceritanya

Kris Fathoni W - detikSport
SUNDERLAND, ENGLAND - OCTOBER 02:  Dimitar Berbatov of Manchester United sits on the bench during the Barclays Premier League match between Sunderland and Manchester United at the Stadium of Light on October 2, 2010 in Sunderland, England.  (Photo by Michael Regan/Getty Images) Dimitar Berbatov di Stadium of Light tahun 2010, ia salah satu pemain MU yang mencak-mencak akibat masalah tinja di ruang ganti. (Foto: Getty Images/Michael Regan)
Manchester -

Skuad Manchester United punya satu kisah tak terlupakan ketika menyambangi markas Sunderland satu dekade lalu. Bukan soal hasil pertandingan tapi urusan tinja.

Adalah Albert Morgan, mantan kitman Man United, yang menceritakan kembali kisah tersebut. Hal itu terjadi di ruang ganti Stadium of Light pada tahun 2010.

"Kami datang ke stadion dan ada tetesan, mereka menaruh ember di bawah tetesan itu dan bilang, 'ada bocor di langit-langit ruang ganti'. Jadi anak-anak mulai bersiap, hilir-mudik di sekitar ember itu. Manajer ada di pojok ruangan seperti biasa, ia sudah memberi instruksi di hotel. Kami lantas ke lapangan untuk pemanasan," ucapnya dalam podcast Man United yang dilansir Mirror.

"Setelah beberapa menit, salah satu petugas keamanan datang dan bilang, 'Albert, sebaiknya kamu ke ruang ganti, ember di sana mulai kepenuhan'. Saat kami tiba, ember itu sudah jadi seperti tong. Kami pun masuk dan melihat ke arah langit-langit, tiba-tiba salah satu bagiannya copot. Ada tinja di mana-mana! Saat itu manajer baru keluar."

"Ada tinja yang kemdian berlepotan ke setelan pemain, baju-baju, dinding, ke mana-mana. Dimitar Berbatov mencak-mencak tentang sepatunya, yang tertimbun tinja setinggi 3 inchi (sekitar 7,6 cm). Tak ada yang bisa diselamatkan. Sepatu, setelan. Satu-satunya yang bisa kami lakukan adalah merogoh kaus kaki dan sepatu para pemain untuk mengambil perhiasan dan arloji."

"Saat itu pukul tiga kurang sepuluh. Pertandingan mulai pukul tiga dan jersey-nya berlumuran tinja. Mereka harus mengundur pertandingan setengah jam. Semua pemain menegaskan tak mau tampil dengan jersey itu," tutur Albert Morgan.

Untungnya saat itu Morgan membawa seragam cadangan sehingga para pemain Setan Merah pun masih bisa bersalin. Sementara terkait urusan tinja di ruang ganti, Steve Bruce yang jadi manajer Sunderland sampai datang untuk ikut bantu membersihkan sebelum kick-off.

"Ia masuk dari pintu di bagian belakang ruang ganti. Ia membawa sikat besar yang lebarnya sampai beberapa meter dan mendorong lumuran tinja itu keluar dari ruang ganti. Seragam-seragam yang terkena tinja kami taruh di plastik hitam untuk dibuang."



Simak Video "Juan Mata Tinggalkan Manchester United?"
[Gambas:Video 20detik]
(krs/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com