Mourinho Ajak Wenger Damai?

Mourinho Ajak Wenger Damai?

- Sepakbola
Sabtu, 24 Des 2005 02:47 WIB
Mourinho Ajak Wenger Damai?
Jakarta - Natal sepertinya membawa kedamaian di Liga Inggris. Perselisihan Jose Mourinho vs Arsen Wenger terindikasi akan berakhir setelah Mourinho memberanikan diri "mengajak damai".Perseteruan di luar lapangan antara Mourinho dan Wenger memang sudah menjadi berita rutin Liga Inggris. Yang paling panas dan sempat akan diajukan ke pengadilan adalah saat Mourinho menyebut Wenger dengan "voyeur" alias tukang intip.Umpatan itu dikeluarkan Mourinho setelah Wenger mengkritik performa Chelsea yang sempat ditahan imbang klub papan bawah Everton dan tersingkir di Piala Liga Inggris dari Charlton Athletic awal musim lalu.Wenger sempat mengancam akan memejahijaukan kejadian tersebut sebelum kemudian membalas dengan mengecap Mourinho dengan "stupid" (bodoh/tolol/dungu). Clash antara keduanya sempat meletup kembali akhir pekan lalu gara-gara insiden "kartu natal" yang berbuntut pada keengganan Mourinho berjabat tangan dengan Wenger pasca big match Arsenal-Chelsea.Tapi suasana Natal sepertinya membawa pengaruh baik pada Mourinho. Seperti dilansir Reuters, Sabtu (24/12/2005), dalam sebuah wawancara dengan majalah pria FHM, pelatih asal Portugal itu mengaku meyesal telah menyebut Wenger dengan sebutan "voyeur". "Yang pasti saya tak ingin menyakitinya dengan perkatan saya (voyeur). Jika bisa mengulang waktu yang akan saya katakan adalah 'Hei, berhentilah membicarakan Chelsea, kembalilah ke Arsenal dan bicarakan saja klubmu sendiri," ungkap Mourinho.Permintaan maaf dari Mourinho sekaligus ajak damai? Bisa saja diartikan begitu. Pasalnya Mourinho ternyata sadar kalau ucapannya sudah menyinggung perasaan Wenger."Saya tak menyangkal kalau yang saya katakan telah menyakitinya. Tapi saya tak bermaksud begitu. Jika saya bisa mengubahnya, maka akan saya lakukan," sahut Mourinho menyesali tindakannya.Salam damai juga sempat disampaikan Wenger menyoal insiden "kartu Natal" dan "jabat tangan". Pelatih asal Prancis itu mengatakan kalau dirinya sudah melupakan masalah tersebut."Saya menghargai masalah kartu Natal itu. Kartu itu adalah permintan maaf, tapi saya katakan kalau saya tidak marah atas kejadian itu. Saya katakan sekali lagi kalau masalah itu sudah selesai, sudah selesai," ujar Wenger pada The Sun.Pelatih yang sudah sembilan tahun bekerja di Highbury itu malah menyalahkan publik yang terkesan melebih-lebihkan masalah."Dengan atau tanpa kartu natal, situasinya tetap sama saja. Saya memang tak berbicara dengan tim lawan sebelum pertandingan. Saya pikir hal itu sangat konyol. Orang memperlakukan kartu natal itu seperti bom CIA," seru Wenger kemudian.Wah gencatan senjatan nih?Foto: Tanda-tanda damai muncul dari perseteruan Arsene Wenger(kiri) dan Jose Mourinho. (din/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads