sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 03 Jul 2020 11:29 WIB

Apa Liverpool Masih Sanggup Kejar Rekor 100 Poin Man City?

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Liverpools Jordan Henderson, centre, reacts during the English Premier League soccer match between Manchester City and Liverpool at Etihad Stadium in Manchester, England, Thursday, July 2, 2020. (AP Photo/Laurence Griffiths,Pool) Liverpool cuma boleh kalah sekali lagi jika ingin lewati rekor poin Manchester City (AP/Laurence Griffiths)
Manchester -

Liverpool mendapat sentilan di tengah pesta juara Liga Inggris usai dibantai Manchester City. Tapi, hasil itu tak memudarkan semangat The Reds mengejar rekor poin liga.

Melawat ke Etihad Stadium, Jumat (3/7/2020) dini hari WIB, Liverpool yang berstatus juara Premier League 2019/2020 tampil di bawah performa terbaiknya. Mereka dihajar empat gol tanpa balas oleh City. Silakan saksikan cuplikan pertandingan tersebut di link ini.

Setelah kebobolan tiga gol di babak pertama lewat penalti Kevin De Bruyne, Raheem Sterling, dan Phil Foden, gol bunuh diri Alex-Oxlade Chamberlain di babak kedua menambah luka Liverpool.

Liverpool memang tak lagi bisa digeser dari puncak klasemen dengan keunggulan 20 poin atas City di posisi kedua. Tapi, kekalahan ini setidaknya patut disesali karena mengganggu rencana Liverpool mengejar rekor poin juara Liga Inggris.

Seperti diketahui, City masih memegang rekor 100 poin saat jadi juara dua musim lalu. Liverpool dengan 86 poin saat ini butuh setidaknya 15 poin dari enam laga tersisa untuk melewatinya.



Itu artinya Liverpool cuma boleh kalah sekali di sisa musim ini atau setidaknya sekali imbang, karena maksimal poin yang bisa diraih adalah 104. Terkait rekor tersebut, manajer Juergen Klopp akan meminta para pemainnya untuk berusaha sekeras mungkin meraihnya.

"Memang sih ada rekor 104 poin untuk dikejar, tapi kami tidak bisa memaksakan itu. Untuk meraihnya, kami harus memenangi seluruh pertandingan - dan kami tidak bisa melakukannya (menghadapi City)," ujar Klopp di Sportskeeda.

"Jadi pertama-tama, kami harus mempersiapkan diri menghadapi Aston Villa. Total poin di akhir musim hanyalah buah dari hasil kerja keras kami menuju ke sana," sambungnya.

"Saya bilang kepada rekan-rekan Anda (jurnalis), kami tidak biasa mendapat kesempatan mencetak gol seperti ini menghadapi City. Lalu mereka tiba-tiba mendapat penalti, lalu kami kehilangan bola di gol kedua. Problem kami memang di bola mati. Penalti, atau situasi bola mati lainnya, bagaimana prosesnya. Lalu ada dua kali throw-in. Seperti itulah City bikin gol," tutup manajer Liverpool sejak 2015 itu.



Simak Video "Klopp: Liverpool Tak Cuma Incar Dua Kemenangan, Tapi Sembilan"
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com