sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Minggu, 05 Jul 2020 20:22 WIB

VAR Dituding Bikin Rusak Integritas Liga Inggris

Bayu Baskoro - detikSport
BIRMINGHAM, ENGLAND - OCTOBER 19: A VAR goal check is performed and shown on the giant screen during the Premier League match between Aston Villa and Brighton & Hove Albion at Villa Park on October 19, 2019 in Birmingham, United Kingdom. (Photo by Marc Atkins/Getty Images) Kehairan Video Assistant Referee (VAR) dianggap merusak integritas Liga Inggris. (Foto: Marc Atkins/Getty Images)
London -

Kehadiran Video Assistant Referee (VAR) di Premier League kerap memicu kontroversi. Teknologi sepakbola paling mutakhir itu dianggap merusak integritas liga.

VAR baru digunakan di Liga Inggris sejak awal musim 2019/2020. Dalam perjalanannya, penggunaan VAR menimbulkan pro dan kontra di kalangan klub.

Hampir seluruh peserta Premier League telah merasakan kerugian dan keuntungan dengan digunakannya VAR selama laga berlangsung. Namun, tidak sedikit manajer klub yang kesal dengan keputusan VAR menganulir gol timnya.



Pada tengah pekan kemarin, VAR membuat jengkel Jose Mourinho lantaran gol Harry Kane ke gawang Sheffield United dianulir karena dinilai terjadi pelanggaran handball Lucas Moura. West Ham United turut dirugikan ketika gol pertama Tomas Soucek ke gawang Chelsea dibatalkan VAR.

Mengutip laporan The Sun, serangkaian keputusan kontroversial itu membuat kubu West Ham mengusulkan agar VAR tak lagi digunakan pada musim berikutnya. Hal senada turut disampaikan Mark Halsey, mantan wasit Liga Inggris.

Dalam pandangan Halsey, VAR justru memperburuk citra dan kredibilitas Premier League. Alih-alih berbicara tentang pertandingan, para penggemar dianggapnya justru lebih banyak membicarakan tentang masalah VAR.

"Premier League adalah yang terbaik di dunia, tetapi integritasnya sekarang dipertanyakan karena VAR. Itu telah diimplementasikan dengan buruk oleh PGMOL (Asosiasi Perangkat Pertandingan Sepakbola Inggris) dan VAR kini merusak kredibilitas dan merek Liga Inggris di seluruh dunia," kata Halsey, dilansir dari The Sun.

"Semua orang berbicara soal VAR dan bertanya 'Apa yang sebenarnya terjadi?'. Orang-orang muak dengan cara kami menggunakan teknologi dan lebih sibuk berbicara tentang masalah VAR ketimbang soal para pemain hebat, manajer, pertandingan, dan gol. Ini merusak liga," imbuhnya.

"Saya pendukung besar VAR, kecepatan permainan kini jauh lebih cepat daripada sepuluh tahun lalu sehingga para ofisial membutuhkan bantuan, tetapi kami belum mendapatkan implementasinya dengan benar. Kami membutuhkan pemikiran ulang total untuk menjaga permainan sepakbola," ucapnya.



Simak Video "Gol-gol Terbaik Liga Inggris 2019/2020, Mana Favoritmu?"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/adp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com