sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 06 Jul 2020 07:20 WIB

Puk.. puk.. puk.. Pep Guardiola

Afif Farhan - detikSport
MADRID, SPAIN - FEBRUARY 26: Josep Guardiola, manager of Manchester City FC looks on during the UEFA Champions League round of 16 first leg match between Real Madrid and Manchester City at Bernabeu on February 26, 2020 in Madrid, Spain. (Photo by David Ramos/Getty Images) Puk.. puk.. puk.. Pep Guardiola (Getty Images/David Ramos)
Southampton -

Mungkin, ini adalah musim terburuknya seorang Pep Guardiola. Dalam kariernya melatih klub, musim ini dia paling banyak merasakan kekalahan!

Teranyar, Pep Guardiola gagal membawa timnya Manchester City menang kala bertamu ke kandangnya Southampton dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-33 pada Senin (6/7/2020) dini hari WIB. The Citiziens kalah 0-1 lewat gol Che Adams di menit ke-16.

The Citizens sekuat tenaga untuk mencetak gol, apa daya tangan tak sampai. Southampton bermain lebih rapi dan solid, sehingga David Silva dkk pulang dengan tangan hampa.



Kekalahan tersebut memang tak mengubah posisi City di klasemen Liga Inggris. Mereka masih anteng di peringkat kedua.

Tapi kekalahan itu jadi 'noda hitam' bagi Pep Guardiola. Dilansir BBC, musim 2019/2020 ini bisa dibilang sebagai musim terburuknya dalam berkarir sebagai pelatih atau manajer. Musim ini, dia paling sering merasakan kekalahan di liga!

Sudah sembilan kali Guardiola kalah di Premier League. Sebelumnya, dia tak pernah merasakan kekalahan sebanyak itu, baik bersama City, Bayern Munich, atau bersama Barcelona



SOUTHAMPTON, ENGLAND - JULY 05: Aymeric Laporte of Manchester City shakes hands with Pep Guardiola, Manager of Manchester City following the Premier League match between Southampton FC and Manchester City at St Mary's Stadium on July 05, 2020 in Southampton, England. Football Stadiums around Europe remain empty due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Frank Augstein/Pool via Getty Images)Pep Guardiola menyemangati timnya setelah dikalahkan Southampton (Getty Images)





Dalam 10 tahun terakhir, kekalahan terbanyak yang Guardiola rasakan adalah di musim 2016/2017. Dia menderita enam kekalahan.

Pep Guardiola pun tampak kebingungan. Dia terheran-heran, timnya tampil bagus kala menghadapi Southampton tapi tak bisa memenangkan pertandingan atau minimal meraih hasil seri.

"Kami masih sama seperti musim lalu, tim yang menjuarai Liga Inggris. Kami bermain lebih baik dari mereka, tapi tak bisa memenangi pertandingan," kata Guardiola.



Tiga pertandingan terakhir, The Citizens benar-benar seperti roda. Kalah 1-2 dari Chelsea dan merelakan gelar juara ke tangan Liverpool, kemudian bisa membantai sang juara Liverpool 4-0, dan terakhir malah kalah 0-1 dari tim papan tengah.

Dalam lima tahun terakhir, kekalahan terbanyak Manchester City dalam semusim di Liga Inggris adalah 10 kali. Itu terjadi di musim 2015/2016 saat ditukangi Manuel Pellegrini.



Simak Video "Guardiola: Hanya Masalah Waktu Liverpool Juara Liga Inggris"
[Gambas:Video 20detik]
(aff/yna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com