Gawang Bobol, Tapi Liverpool Menang Lagi

Gawang Bobol, Tapi Liverpool Menang Lagi

- Sepakbola
Kamis, 29 Des 2005 06:48 WIB
Gawang Bobol, Tapi Liverpool Menang Lagi
Jakarta - Untuk pertama kalinya dalam 762 menit terakhir gawang Liverpool dikoyak lawannya di Premier League, tapi tim berjuluk The Reds itu tetap keluar sebagai pemenang.Demikian hasil pertandingan derby Meyserside yang dimenangi Liverpool dengan skor 3-1 atas tuan rumah Everton di Goodison Park, Kamis (28/12/2005) dinihari WIB.Penyerang Everton James Beattie menjadi orang pertama yang mengalahkan kiper Liverpool Jose Reina, yang selama hampir 13 jam terakhir tidak pernah memungut bola dari sarangnya.Beattie menaklukkan penjaga gawang asal Spanyol itu lewat sundulan, meneruskan umpan di atas kepala Simon Davies dari mulut kotak penalti lawan. Gol tersebut terjadi tiga menit menjelang babak pertama usai.Akan tetapi Beattie hanya memperkecil kedudukan karena sebelumnya Liverpool mampu melesakkan dua gol ke jala Nigel Martyn. Pertama lewat tendangan Peter Crouch di menit 11, lalu via Steven Gerrard selang tujuh menit kemudian.Crouch menambah koleksi golnya menjadi lima di semua kompetisi melalui proses kerja sama dengan Dijbril Cisse dan Gerrard. Bola yang disodok Gerrard dengan kepalanya berhasil ia giring ke kotak 16 meter, lalu dengan dingin menggocek Martyn sebelum mengirimnya ke dalam jaring.Sementara gol yang dicetak Gerrard lahir dari luar kotak penalti. Tendangan keras yang dilepaskan kapten bernomor punggung 4 itu berbelok arah dan memperdaya Martyn karena sedikit membentu tubuh bek Joseph Yobo. Itulah gol ke-14 Gerrard di musim ini.Setelah diselingi gol Beattie, Liverpool memperbesar keunggulannya di 90 detik pertama babak kedua. Menerima umpan Harry Kewell, Cisse meluncur sampai ke kotak penalti, mengelabui kapten Everton David Weir, dan melepaskan tembakan datar lengkung ke tiang jauh yang tak sanggup dijangkau Martyn. Everton makin merana setelah Phil Neville mengoleksi kartu kuning keduanya di menit 68. Berarti sudah dua kali pemain ini memperoleh kartu merah sejak bergabung dengan The Toffees di awal musim, meskipun tak pernah mendapatkannya selama 11 tahun berkarir di Manchester United.Di penghujung pertandingan Everton kehilangan seorang lagi pemainnya. Kali ini yang diusir wasit Graham Poll adalah gelandang asal Spanyol, Mikael Arteta, yang juga digelandang keluar karena mengutip dua kartu kuning.Liverpool kini tak terhentikan dalam sembilan partai liga terakhirnya. Kemenangan beruntun sebanyak ini adalah catatan terbaik mereka sejak 1989. Dan sang manajer, Rafa Benitez, tak pelak merupakan otak di balik hasil positif tersebut.Efeknya di tabel klasemen adalah Liverpool makin layak diwaspadai Chelsea dalam perburuan titel juara, meskipun selisihnya masih cukup jauh. Dari 17 kali bertanding mereka mengantongi 37 poin, sedangkan Chelsea sudah meraup 52 angka dari 19 pertandingan.Manchester United, yang punya kelebihan dua partai dari Liverpool, saat ini masih menduduki peringkat dua dengan nilai 41. Sementara Everton, yang musim lalu finis di urutan keempat -- satu tingkat di atas Liverpool -- kembali bergelut di zona degradasi. Empat kekalahan beruntun menyebabkan skuad David Moyes turun ke peringkat empat dari bawah.Susunan pemain:Everton: Martyn, Hibbert, Yobo, Weir, Nuno Valente, Arteta, Neville, Davies (McFadden 57), Kilbane, Cahill, Beattie.Liverpool: Reina, Finnan, Carragher, Hyypia, Warnock, Gerrard (Luis Garcia 85), Sissoko, Alonso, Kewell (Riise 80), Crouch (Morientes 77), Cisse.(Foto: Peter Crouch kembali sumbang gol buat Liverpool. AFP/Kazuhiro Nogi) (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads