sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 20 Jul 2020 09:53 WIB

Ya Ampun, De Gea

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Manchester Uniteds goalkeeper David de Gea stands hands on hips after conceding the second goal during the English FA Cup semifinal soccer match between Chelsea and Manchester United at Wembley Stadium in London, England, Sunday, July 19, 2020. (Andy Rain, Pool via AP) David de Gea bikin blunder dan Man United tersingkir di semifinal Piala FA (AP/Andy Rain)
London -

David de Gea tak henti-hentinya membuat blunder yang berujung kekalahan Manchester United. Tak cuma satu, tapi dua blunder De Gea membuat Setan Merah gagal ke final Piala FA.

De Gea secara mengejutkan dipasang sebagai starter saat MU meladeni Chelsea pada laga semifinal Piala FA di Wembley, Senin (20/7/2020) dini hari WIB. Padahal selain di Premier League, posisi kiper jadi milik Sergio Romero.

Apalagi Romero punya rekor bagus musim ini di ajang kompetisi Piala Domestik dan Eropa, yakni hanya empat kali bobol dan 11 clean sheet dari 15 penampilan. Khusus di Piala FA, Romero punya lima penampilan dengan satu kali kebobolan dan empat nirbobol.

Keputusan manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer, mencadangkan Romero dan menurunkan De Gea boleh jadi akan disesalinya. Sebab, De Gea berandil besar dalam bobolnya gawang MU di akhir babak pertama, ketika dia tidak cekatan dalam menepis sontekan Olivier Giroud di tiang dekat.



Paling parah adalah gol kedua Chelsea yang dibuat Mason Mount di awal babak kedua. Mount melepaskan sepakan yang lumayan keras dari luar kotak penalti dan tangkapan De Gea tidak lengket sehingga bola melewati kedua tangannya untuk jadi gol.



MU yang sudah tertinggal 0-2 kehilangan arah dan makin sulit mengejar ketika Harry Maguire melakukan gol bunuh diri di menit ke-74. MU cuma bisa memangkas skor lewat penalti Bruno Fernandes pada menit ke-85.

Gagal melaju ke final Piala FA, MU cuma punya Liga Europa sebagai penyelamat musim untuk meraih trofi. Sementara, blunder De Gea membuatnya makin dalam tekanan karena musim ini penampilannya tidak bagus-bagus amat.

Di Premier League saja, De Gea jadi kiper dengan jumlah blunder terbanyak sejak 2018/2019, yakni tujuh kali. Sejauh ini Solskjaer masih mendukung De Gea, tapi sampai kapan kalau nantinya malah merugikan MU?

"Saya tidak bisa bicara soal kepercayaan diri David de Gea, tapi secara mental dia sangat kuat. Dia tahu bahwa dia bisa menyelamatkan peluang seperti 100 kali dari 100 kesempatan, tapi itulah sepakbola," ujar Solskjaer seperti dikutip ESPN.

"Saya memutuskan untuk memainkannya (Dea Gea) dan dia sangat siap mental untuk itu," sambung Solskjaer ketika ditanya soal keputusan memainkan David de Gea dan bukan Romero.



Simak Video "Solskjaer Pasang Badan atas Buruknya Manchester United"
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com