Jelang Arsenal vs MU
Pembakar di Awal Tahun
Senin, 02 Jan 2006 16:05 WIB
Jakarta - Biarpun musim dingin di Eropa umumnya baru berakhir kurang lebih dua bulan lagi, tapi mengalahkan musuh besar besok bisa membuat suhu tubuh Arsenal lebih hangat.Ya, Arsenal mengkeret lagi pada malam Tahun Baru lalu, ketika ditahan imbang tanpa gol oleh Aston Villa. Padahal pasca Natal mereka dua kali memetik kemenangan, yakni atas Charlton dan Portsmouth, usai menelan tiga kekalahan beruntun.Bagi Thierry Henry dan kawan-kawan, tidak ada "kayu bakar" sesempurna Manchester United untuk menaikkan lagi suhu di kawasan Highbury, Rabu (4/1/2006) dinihari WIB nanti.Memanggang "Setan Merah" di hadapan pendukungnya sendiri sudah barang tentu akan menghapus kegaringan pesta malam pergantian tahun dua hari lalu di Villa Park -- walaupun tiga poin di sana tidak akan mengembalikan kans mereka dalam perburuan titel juara.Arsenal praktis sudah kehilangan kesempatan untuk menjuarai Premiership musim ini. Secara hitung-hitungan matematis peluang itu memang belum habis sama sekali, tapi dengan selisih 22 angka dari pemimpin sementara, Chelsea, rasanya rumus matematika tersebut tidak perlu dibawa-bawa .Wenger pun sudah tidak lagi bicara soal tropi juara liga -- toh masih ada Liga Champions, Piala FA, dan Piala Carling. Sang manajer belakangan mulai gemar mempromosikan sekawanan anak muda yang saat ini menopang tubuh Arsenal. Belum kuat betul memang, tapi cukup menjanjikan. Buat Robin van Persie, Cesc Fabregas dan rekan-rekannya, tidak ada ujian mental sebaik menghadapi Manchester United -- dan itu akan mereka lakoni besok malam. Penggila sepakbola Inggris selalu menunggu-nunggu duel musuh bebuyutan ini, karena selain menghadirkan dua tim berkualitas tinggi, pertarungan mereka kerap dibumbui dengan "keliaran" para pelakunya: pemain dan pelatih.Dari "sekadar" tekel-tekel keras, sewot-sewotan antarpemain, hiasan kartu merah, sampai "pesta pizza" di ruang ganti, (pernah) ada dalam beberapa pertemuan terakhir mereka. Wenger dan Sir Alex Ferguson pun sudah seperti anjing dengan kucing: sukar akur.Jadi, biarpun perseteruan pribadi mereka tidak lagi dominan karena sudah ada Jose Mourinho, tetap saja lakon Wenger vs Ferguson dijamin tetap "laku dijual". Musim lalu Wenger kalah telak dari musuhnya itu. Dua kali ia dan anak-anak buahnya jadi pecundang. Di Old Trafford, pada 23 Oktober 2004, mereka ditekuk 0-2 oleh gol-gol Ruud van Nistelrooy dan Wayne Rooney.Dua setengah bulan kemudian Arsenal kalah lebih menyakitkan di Highbury. Sempat unggul dua kali, di akhir pertandingan mereka menyerah 2-4. Sialnya, mereka takluk oleh tim yang sejak menit 69 kehilangan satu orang, menyusul kartu merah yang diterima bek MU, Mikael Sylvestre.Jadi begitulah, buat Arsenal besok adalah saat yang sangat baik untuk memulai 2006 guna membalas dua kekalahan terakhirnya, menambah poin dan memperbaiki posisinya di tabel klasemen, serta menguji kekuatan talenta-talenta mudanya, teknis maupun mental. Dan melakukannya itu terhadap musuh besarnya, Manchester United, akan jadi nilai tambah sehingga cuaca dingin di kawasan London Utara sedikit hangat. Bisa, Arsene?Foto: Robin van Persie akan jadi simbol kekuatan anak muda di Arsenal termasuk saat menjamu Manchester United besok malam (AFP/Adrian Dennis). (a2s/)











































