sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 23 Jul 2020 19:10 WIB

Steven Gerrard Lega Bisa Mengubur 'Setan'

Afif Farhan - detikSport
GLASGOW, SCOTLAND - NOVEMBER 03: Rangers Manager Steven Gerrard is seen during the Betfred League Cup semi final between Rangers and Heart of Midlothian at Hampden Park on November 03, 2019 in Glasgow, Scotland. (Photo by Ian MacNicol/Getty Images) Steven Gerrard Lega Bisa Mengubur 'Setan' (Getty Images/Ian MacNicol)
Liverpool -

Liverpool akhirnya menjadi juara Liga Inggris setelah penantian 30 tahun. Bagi sang legenda klub, Steven Gerrard dirinya lega bisa mengubur 'setan'.

Liverpool sudah mengunci titel Premier League musim ini di pekan ke-31. Perolehan mereka tidak terkejar lagi oleh pesaing dekat Manchester City yang di pekan tersebut dikalahkan Chelsea 2-1.

Kamis dini hari WIB tadi, Jordan Henderson pun mengangkat trofi Premier League. Suasana berlangsung penuh suka cita meski tanpa kehadiran penonton di stadion.

Steven Gerrard, legenda Liverpool yang kini menjabat sebagai manajer klub sepakbola di Skotlandia, Rangers mengaku begitu bahagia menyaksikan Liverpool bisa menjuarai Liga Inggris. Ada rasa bangga nan haru.

"Saya adalah mantan pemain Liverpool dan kini menjadi fansnya. Saya masih terhubung dengan beberapa pemain di ruang ganti, jadi saya bisa turut merasakan apa yang mereka rasakan," papar Gerrard kepada BBC.

"Ada perasaan luar biasa bagi saya dan beberapa mantan pemain lain yang masih terhubung dengan klub (Liverpool) ketika melihat mereka meraih gelar juara Liga Inggris," sambungnya.

Liverpool players celebrate with the English Premier League trophy after it was presented following the Premier League soccer match between Liverpool and Chelsea at Anfield stadium in Liverpool, England, Wednesday, July 22, 2020. (Paul Ellis, Pool via AP)Liverpool juara Premier League musim 2019/2020 (AP/Paul Ellis)

Steven Gerrard adalah legenda sekaligus ikonnya Liverpool. Dia membela The Reds dari tahun 1998 sampai 17 tahun lamanya.

Gerrard pernah mempersembahkan beberapa trofi namun tidak pernah merasakan trofi Premier League. Enam tahun lalu di musim 2013/2014, dirinya nyaris mengantarkan Liverpool juara. Hanya saja, mereka kesalip oleh Manchester City karena kalah 0-2 dari Chelsea di kandang. Salah satu gol yang dicetak Chelsea adalah dari kesalahan Gerrard yang terpeleset.

Gerrard mengaku merasa bersalah dan itu masih membayang-bayangi dirinya bak setan di kala malam. Tapi kini setelah Liverpool akhirnya menjadi juara, Gerrard sudah lega.

"Saya sudah lega bisa mengubur 'setan' itu," tutupnya.



Simak Video "Liverpool dan Manchester United Berbagi Angka"
[Gambas:Video 20detik]
(aff/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com