10 Fakta Jelang Leicester Vs MU

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Jumat, 24 Jul 2020 16:05 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - SEPTEMBER 14: Marcus Rashford of Manchester United and Youri Tielemans of Leicester City in action during the Premier League match between Manchester United and Leicester City at Old Trafford on September 14, 2019 in Manchester, United Kingdom. (Photo by Gary Prior/Getty Images)
Leicester City vs Manchester United di pekan pamungkas Liga Inggris (Getty Images/Gary Prior)
Leicester -

Manchester United berpeluang besar finis empat besar Premier League karena rekor buruk Leicester City. Berikut 10 fakta terkait duel itu.

Leicester vs MU akan dihelat di King Power Stadium, Minggu (26/7/2020) malam WIB besok. Rencananya duel ini akan disiarkan Mola TV mulai pukul 22.00 WIB dan bisa ditonton lewat link ini.

Leicester berada di ujung tanduk setelah sekian lama menghuni posisi tiga besar. Mereka terlempar ke posisi kelima klasemen dengan 62 poin, selisih satu angka dari MU yang ada di posisi ketiga.

Si Rubah wajib menang jika ingin melewati MU dan lolos ke Liga Champions. Tapi, Brendan Rodgers selaku manajer harus melihat dulu 10 fakta terkait duel tersebut yang dilansir Opta:

- Leicester cuma menang sekali dari 13 pertandingan kandang kontra Man United (4 imbang 8 kalah), mengalahkan mereka 5-3 pada September 2014.

- Man United tak terkalahkan dari 10 duel terakhir kontra Leicester di Premier League (7 menang 3 imbang). Hanya saat menghadapi Aston Villa (15), mereka punya rekor tak terkalahkan lebih panjang.

- Dari tiga pertemuan terakhir dengan Leicester di Premier League, Man United selalu bisa mencetak gol di 10 menit pertama laga.

- Leicester hanya kalah sekali dari 12 laga pekan terakhirnya (7 menang 4 imbang, tak termasuk play-off), yakni saat kalah 4-5 dari Spurs pada 2017/2018.

- Man United kalah di laga terakhir mereka 2018/2019, takluk 0-2 dari Cardiff City di kandang. Mereka tidak pernah kalah di dua laga penutup beruntun sejak tiga kekalahan beruntun antara 1982/1983 sampai 1984/1985.

- Kemenangan akan membawa Leicester lolos ke Liga Champions untuk kedua kali dalam sejarah, sementara imbang saja sudah cukup untuk Man United mengunci posisi empat besar,

- Leicester cuma mencatatkan rataan 1,1 poin per laga sejak Premeir League dimulai lagi (9 poin dari 8 laga), dibandingkan dengan 1,8 poin per laga sebelumnya. (53 poin dari 29 laga)

- Juan Mata terlibat dalam hadirnya enam gol dari enam duel terkini Leicester vs MU (4 gol, 2 assist). Mencetak tiga gol dari dua pertemuan terakhir di King Power Stadium

- Jamie Vardy sudah membuat 23 gol musim ini, hanya satu gol dari rekor gol terbaiknya di Premier League (24 gol di 2015/2016). Vardy juga mencetak empat gol dari lima pertandingan pekan terakhirnya di Premier League.



Simak Video "Atalanta Vs MU: Ronaldo-Cavani Duet Lagi?"
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/cas)