Benitez Cela Taktik Bolton
Selasa, 03 Jan 2006 09:56 WIB
Jakarta - Pelatih Liverpool Rafael Benitez mencela taktik yang dijalankan Bolton saat menghadapi timnya di Reebok Stadium. Sebaliknya pelatih Bolton Sam Allardyce mencela keputusan wasit. Laju kemenangan The Reds berakhir setelah Steven Gerrard dkk ditahan Bolton 2-2, Senin (2/1/2006). Bahkan skuad asuhan Benitez nyaris kalah jika Luis Garcia tidak mencetak gol penyama kedudukan menit ke-82.Hasil seri tersebut menggagalkan ambisi Liverpool buat menggenapkan laju kemenangannya menjadi 11. Padahal mereka hanya tinggal 1 kemenangan lagi guna menyamai rekor kemenangan beruntun terbanyak sepanjang masa klub ini. Namun bukan kekecewaan terhadap timnya yang dirasakan oleh Benitez atas hasil ini. Pelatih asal Spanyol tersebut justru merasa kecewa dengan banyaknya akasi diving yang dilakukan oleh pemain Bolton. "Adalah sangat sulit untuk menerapkan permainan ketika anda melihat para pemain kerap melakukan diving," kata Benitez seperti dikutip AFP, Selasa (3/1/2005). "Ada banyak free-kick melawan kami dan saya melihat hal-hal yang saya tidak suka," tambah mantan pelatih Valencia ini. Selain taktik 'pura-pura jatuh' Benitez juga mencela permainan keras yang diperlihatkan pemain Bolton."Saya senang bermain sebaik mungkin dan kadang-kadang anda harus melihat permainan dengan pengetahuan kalau mereka akan bermain dengan fisik. Itulah yang kami lakukan di babak kedua," tuturnya. Jika Benitez tak suka dengan permainan Bolton, pelatih Sam Allardyce justru menunjukkan kekecewaannya terhadap beberapa keputusan wasit. Di pertengahan babak pertama Gerrard menginjak dada Kevin Nolan saat pemain berposisi gelandang tersebut terjatuh. Tetapi wasit Mark Clattenburg urung mengelurkan peringatan apapun buat Gerrard. "Gerrard menginjak Nolan sementara (Mohamed) Sissoko menginjak (El Hadji) Diouf. Itu adalah kesalahan yang sangat jelas dan kelihatan," ucapnya. "Orang-orang berbicara soal permainan keras kami tapi keputusan besar justru melawan kami. Itu sangat mengecewakan," tandasnya. Hasil imbang melawan Bolton membuat perbedaan jarak antara mereka dengan Chelsea menjadi 17 angka. Sementara Bolton kini merengsek ke posisi 7. Foto: Rafael Benitez. Timnya gagal meneruskan laju kemenangannya setelah ditahan Bolton 2-2 (telegraph) (mel/)











































