sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Minggu, 27 Sep 2020 12:00 WIB

Maaf Chelsea, Kali Ini yang Salah Bukan Kepa

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
WEST BROMWICH, ENGLAND - SEPTEMBER 26: Thiago Silva of Chelsea looks dejected after making a mistake that lead to West Bromwich Albions second goal during the Premier League match between West Bromwich Albion and Chelsea at The Hawthorns on September 26, 2020 in West Bromwich, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images) Chelsea berimbang 3-3 dengan West Bromwich Albion usai tertinggal tiga gol lebih dulu. (Foto: Getty Images/Catherine Ivill)
Jakarta -

Kali ini bukan Kepa Arrizabalaga yang disoroti dari penampilan Chelsea, melainkan pertahanan secara keseluruhan. Chelsea kebobolan tiga gol akibat kesalahan.

Chelsea menepikan Kepa pada laga pekan ketiga Liga Inggris kontra West Bromwich Albion di The Hawthorns, Sabtu (26/9/2020) malam WIB. Performa kiper asal Spanyol itu memang disorot tajam, khususnya setelah melakukan blunder fatal pada laga kontra Liverpool di pekan kedua.

Tapi nyatanya menepikan Kepa tak lantas bikin Chelsea terhindar dari tindakan melukai diri sendiri. Kali ini kesalahan-kesalahan itu hadir dari para bek. Cuplikan laga tersebut bisa disaksikan di Mola TV melalui link ini.

Gawang tim besutan Frank Lampard tersebut sudah jebol di menit keempat oleh Callum Robinson, akibat situasi yang diawali dari kecerobohan Marcos Alonso. Bola lambung dari pemain West Brom yang semestinya bisa ditangani lebih baik, disundulnya dengan serampangan ke area tengah.

Bola pun jatuh ke kaki pemain lawan dan berujung serangan cepat West Brom yang jadi gol. Sementara gol kedua adalah buah dari kesalahan Thiago Silva, yang gagal mengontrol umpan.

Alonso kembali melakukan kesalahan pada gol ketiga. Ia lengah dalam menjaga Kyle Bartley dalam situasi sepak pojok, sehingga bek West Brom itu leluasa mencocor bola ke dalam gawang.

Chelsea menutup babak pertama dalam posisi tertinggal 0-3. Memang pada prosesnya tim London barat itu berhasil mencetak tiga gol balasan di babak kedua dan selamat dari kekalahan, tapi jalannya pertandingan terlanjur bikin Frank Lampard gusar.

"Ini pelajaran besar buat kami, sebuah pelajaran besar dalam hal detail pertandingan, tidak peduli seberapa banyak peluang yang Anda ciptakan," ujar Lampard dikutip Sky Sports.

"Tapi kami akan membaik, kami masih berupaya menemukan jalan dengan para pemain baru dan di tengah kurangnya pramusim. Hari ini adalah bagian dari proses untuk menjadi lebih baik."

"Itu adalah kesalahan-kesalahan murni. Tidak ada yang bisa Anda analisis lagi secara taktik, itu benar-benar murni kesalahan," imbuh Lampard.

Hasil melawan West Brom boleh jadi mengonfirmasi anggapan bahwa Chelsea sebenarnya butuh perbaikan lebih serius di lini belakang. Meski sudah merekrut Thiago Silva dan Ben Chilwell, ada sentimen bahwa itu tidak cukup untuk memperkukuh pertahanan.

Thiago Silva bahkan sudah 36 tahun dan dikhawatirkan akan kesulitan dengan kecepatan dan kerasnya Liga Inggris. Padahal mereka butuh perbaikan signifikan dari pertahanan musim lalu yang kemasukan 54 gol, yang menempatkan mereka di urutan 11 dari seluruh tim di liga.

Jika persoalan Kepa diselesaikan dengan kiper baru --Edouard Mendy--, apakah urusan pertahanan ini nantinya juga akan ditangani Chelsea dengan merekrut bek baru lainnya?



Simak Video "Kepa yang Masih Yakin di Chelsea, Meski Sebagai Pelapis"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/raw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com