Dominic Calvert-Lewin, Filippo Inzaghi-nya Everton

Putra Rusdi K - Sepakbola
Kamis, 01 Okt 2020 13:00 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - SEPTEMBER 30: Dominic Calvert-Lewin of Everton carries the match ball after scoring a hat trick during the Carabao Cup fourth round match between Everton and West Ham United at Goodison Park on September 30, 2020 in Liverpool, England. Football Stadiums around United Kingdom remain empty due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in fixtures being played behind closed doors. (Photo by Peter Byrne - Pool/Getty Images)
Gaya main Dominic Calvert-Lewin begitu mirip dengan Filippo Inzaghi di bawah besutan Carlo Ancelotti (Foto: Getty Images/Pool)
Liverpool -

Dominic Calvert-Lewin tampil subur dengan Everton. Uniknya, nyaris semua golnya di musim ini lahir dari satu sentuhan. Ia dinilai mirip dengan Filippo Inzaghi.

Calvert-Lewin melanjutkan masa suburnya bersama Everton. Penyerang 23 tahun ini mengemas hat-trick saat Everton mengalahkan West Ham United 4-1 di Goodison Park pada babak keempat Carabao Cup, Kamis (1/10/2020) dini hari WIB.

Torehan ini merupakan hat-trick kedua Calvert-Lewin di musim 2020/2021. Pemain 23 tahun tersebut sudah mengemas delapan gol hanya dari lima laga sepanjang musim ini.

Ketajaman yang ditunjukkan Calvert-Lewin ini terbilang mengejutkan karena di musim-musim sebelumnya ia tak pernah mencetak lebih dari dua digit gol untuk Everton. Tangan dingin manajer Everton Carlo Ancelotti menjadi kunci melesatnya performa Calvert-Lewin di musim ini.

Don Carlo dinilai memoles Calvert-Lewin untuk menjadi duplikasi dari mantan penyerang AC Milan, Filippo Inzaghi. Pasalnya, Calvert-Lewin begitu berbahaya di kotak penalti meski sepanjang laga dirinya jarang menguasai bola.

"Dominic berada pada level yang bagus. Dia mencetak banyak gol dalam lima pertandingan ini," ujar Ancelotti usai laga kontra West Ham dikutip dari situs resmi Everton.

"Dia berkembang pesat di dalam kotak penalti, dia benar-benar fokus dan efektif, itu adalah bagian yang terpenting."

Di tiga laga Liga Inggris Everton musim ini, Calvert-Lewin selalu menjadi pemain starter non kiper yang mencatatkan sentuhan paling minim. Tujuh dari delapan gol Calvert-Lewin juga berasal dari satu sentuhan dan semuanya tercipta dari dalam kotak penalti.

Tipe penyerang fox in the box seperti Calvert-Lewin ini sebenarnya sudah terbilang langka saat ini. Itu terjadi karena taktik sepak bola modern yang menuntut penyerang bisa menguasai bola dan lebih mobile dalam bergerak.

Namun, Ancelotti tampaknya tak menganut paham sepak bola tersebut. Ia sudah menegaskan bakal mengoptimalkan Calvert-Lewin layaknya dulu dirinya memanfaatkan Super Pippo.

"Saya memiliki striker yang fantastis dalam diri Inzaghi, Dia mencetak 300 gol dan 210 dengan satu sentuhan," ungkap Ancelotti akhir pekan lalu dikutip dari One Football.

"Seorang striker harus fokus di dalam kotak penalti.Saya rasa Calvert-Lewin sangat memahami itu karena di dalam kotak dia memiliki kecepatan, dia melompat sangat tinggi, dia memiliki kekuatan.

"Di mana dia lebih berkembang, ada di sana yaitu dalam kotak penalti," jelasnya.



Simak Video "Prediksi Everton VS Arsenal"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/raw)