Dear MU, Ini Saran Lukaku agar Terhindar dari Panic Buying

Kris Fathoni W - Sepakbola
Sabtu, 03 Okt 2020 21:45 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - DECEMBER 08: Romelu Lukaku of Manchester United celebrates after scoring his teams third goal with Marcus Rashford of Manchester United during the Premier League match between Manchester United and Fulham FC at Old Trafford on December 8, 2018 in Manchester, United Kingdom.  (Photo by Clive Brunskill/Getty Images)
Romelu Lukaku, semasa di MU, bersama Marcus Rashford. (Foto: Clive Brunskill/Getty Images)
Jakarta -

Romelu Lukaku memberi saran buat bekas klubnya, Manchester United, agar jangan sampai melakukan panic buying di bursa transfer musim panas khususnya di lini depan.

Menjelang ditutupnya bursa musim panas pada tanggal 5 Oktober, aktivitas transfer Setan Merah kian dapat sorotan. Hal itu tidak lepas dari usaha mendapatkan calon buruan baru setelah Jadon Sancho tampaknya kian jauh dari bidikan.

Sepanjang musim panas, the Red Devils memang santer dihubung-hubungkan dengan pemain Borussia Dortmund itu. Melihat posisinya sebagai pemain ofensif, Man United tampaknya ingin memperkuat lini serang dengan menjadikan Sancho sebagai salah satu bagian dari trisula lini depan.

Setelah usaha memboyong Jadon Sancho terlihat semakin jauh panggang dari api, Manchester United mulai dikaitkan dengan sejumlah pemain lain yang bermain di posisi sama.

Namun, dengan bursa musim panas mau tutup, Romelu Lukaku mewanti-wanti agar MU tak buru-buru memburu pemain baru. Apalagi ketiga pemainnya di lini serang saat ini pun sudah potensial.

"Aku mendengar banyak orang bilang, 'Ayo beli pemain itu, ayo beli striker baru, ayo beli yang itu'," kata Lukaku dalam wawancaranya dengan the Times.

"Jika Anda ingin penyerang lain, mau dikemanakan Anthony (Martial)? Anthony pemain bagus, ia masih muda. Ia kini menjadi pemain nomor 9 di klub yang bagus. Tahun lalu ia mencetak 23 gol. Kini beri dirinya semusim lagi untuk mengonfirmasi apa yang sudah ia lakukan musim lalu, alih-alih mendatangkan seorang bernama besar untuk mengusik senyawa yang sudah ada di ruang ganti."

"Kemudian ada transisi Mason (Greenwood), yang akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan, dari pemain sayap kanan ke seorang penyerang nomor 9. Mason itu buas sekali. Aku pernah melihatnya dengan mataku sendiri. Ia luar biasa."

"(Juga) aku ingat Rashy (Marcus Rashford) datang ke rumahku (sebelum kepindahan ke Inter). Kami, aku, dia, dan abangnya, makan malam. Aku bilang ke dia, 'Saat aku pergi, kamu yang akan jadi andalan di United'. Kini aku bangga sekali kepadanya," tutur Romelu Lukaku.

(krs/mrp)