sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 05 Okt 2020 13:03 WIB

Mourinho: MU Enggak Pantas Ngeluh soal VAR

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
MANCHESTER, ENGLAND - OCTOBER 04: Jose Mourinho, Manager of Tottenham Hotspur looks on from the bench during the Premier League match between Manchester United and Tottenham Hotspur at Old Trafford on October 04, 2020 in Manchester, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Oli Scarff - Pool/Getty Images) Jose Mourinho kala memimpin Tottenham Hotspur menang 6-1 di markas Manchester United. (Foto: Getty Images/Pool)
Jakarta -

Manchester United menyoroti kartu merah Anthony Martial dalam insiden dengan winger Tottenham Hotspur Erik Lamela. Jose Mourinho ikut berkomentar.

Manchester United dipermalukan 1-6 oleh Tottenham Hotspur di Old Trafford, Minggu (5/10/2020) malam WIB dalam lanjutan Liga Inggris. Cuplikan laga tersebut bisa disaksikan di Mola TV melalui link berikut ini.

Unggul cepat berkat penalti Bruno Fernandes di menit kedua, MU lantas dengan cepat kehilangan kendali. Tanguy Ndombele dan Son Heung-min sudah membalikkan kedudukan untuk Tottenham di menit keempat dan ketujuh.

Kartu merah Anthony Martial di menit ke-28 menjadi momentum Tottenham menegaskan keunggulan. Empat gol lain dicetak, dua dari Harry Kane lalu masing-masing satu dari Son dan Serge Aurier.

Kartu merah Martial itu disoroti Manajer MU Ole Gunnar Solskjaer. Meski merasa Martial layak diusir, ia menilai reaksi Lamela terlalu berlebihan.

Insiden itu bermula dari sikutan Lamela kepada Martial dalam situasi sepak pojok untuk Tottenham. Martial lantas membalas dengan pukulan kecil ke muka Lamela.

Lamela bereaksi dengan menjatuhkan diri dan wasit memutuskan mengartu merah Martial. Analis Sky Sports yang juga mantan pemain dan manajer Liverpool, Graeme Souness, menilai seharusnya Lamela mendapatkan hukuman yang sama dengan Martial.

Manajer Tottenham Jose Mourinho buka suara soal insiden tersebut, kendati belum melihat kembali dengan lebih saksama. Tapi ia percaya MU tak semestinya komplain dengan kinerja wasit dan Video Assistant Referee (VAR) di belakangnya mengingat sejauh ini kerap diuntungkan.

Mourinho sebelumnya sudah sempat menyindir penalti yang didapatkan MU selepas peluit panjang di laga kontra Brighton & Hove Albion. Ia juga pernah menyoroti bagaimana MU begitu akrab dengan penalti musim lalu.

"Saya belum menontonnya kembali, mungkin nanti saya akan melakukannya. Tapi kalau ada seseorang yang bisa mengeluh soal keputusan VAR, itu adalah Tottenham," kata Mourinho dikutip Metro.

"Bukan cuma musim ini, tapi juga musim lalu. Kalau ada seseorang yang tak boleh mengeluh soal VAR, pastinya itu Manchester United," tambahnya.

MU musim lalu menerima 14 penalti di Liga Inggris, yang menjadi rekor di kompetisi.

(raw/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com