Arteta: Paham Taktik Guardiola Saja Tak Cukup untuk Kalahkan City

Putra Rusdi K - Sepakbola
Sabtu, 17 Okt 2020 02:33 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - JUNE 17: Mikel Arteta, Manager of Arsenal and Pep Guardiola, Manager of Manchester City interact at full-time after the Premier League match between Manchester City and Arsenal FC at Etihad Stadium on June 17, 2020 in Manchester, United Kingdom. (Photo by Peter Powell/Pool via Getty Images)
Mikel Arteta menilai paham taktik Pep Guardiola saja tak cukup untuk kalahkan Manchester City (Foto: Getty Images/Pool)
Manchester -

Mikel Arteta menilai paham taktik Pep Guardiola saja tak cukup untuk mengalahkan Manchester City. Pasalnya, meredam penerapan taktik Guardiola begitu sulit.

Man City akan menjamu Arsenal di Etihad Stadium pada lanjutan Liga Inggris, Sabtu (17/10/2020) malam WIB. Pertandingan ini bisa disaksikan langsung di Mola TV lewat link ini.

City vs Arsenal akan kembali menyajikan duel guru dan murid antara Manajer Ciy, Pep Guardiola, dengan Manajer Arsenal, Mikel Arteta. Arteta pernah menjadi asisten Guardiola di City pada rentang 2016-2019 sebelum menjadi manajer The Gunners.

Ini merupakan pertemuan ketiga Guardiola dengan Arteta sebagai musuh di kursi manajer. Dalam dua pertemuan sebelumnya mereka saling mengalahkan.

Guardiola bersama City mampu mengalahkan Arsenal 3-0 di Liga Inggris musim lalu. Arteta kemudian membalas dengan membawa Meriam London mengandaskan The Citizens 2-0 di semifinal Piala FA.

Arteta tentu sudah mengenal betul taktik dari Guardiola. Gaya melatih pria 38 tahun ini bahkan sering disamakan dengan gurunya tersebut karena sama-sama memainkan build-up play dari lini belakang.

Namun, Arteta menegaskan bahwa paham taktik Guardiola saja tak cukup untuk mengalahkan City. Menurutnya, tetap dibutuhkan usaha besar dari para penggawa Arsenal untuk bisa meredam penerapan taktik Guardiola di lapangan.

"Saya mengenalnya dengan sangat baik karena kami bekerja bersama selama empat tahun dan punya hubungan yang sangat dekat," ujar Arteta dikutip dari situs resmi Arsenal.

"Kami berdua tahu bagaimana cara berpikir masing-masing dan solusi yang akan dibuat. Namun setelahnya, mencoba mencegah eksekusi gaya sepakbolanya di lapangan begitu sulit karena semuanya seperti berjalan 100 mil per jam."

"Ini jauh lebih sulit daripada yang dilakukan di papan taktik," ujarnya soal sulitnya mengantisipasi taktik Guardiola.



Simak Video "Kata-kata Pertama Haaland Kala Berseragam Man City"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/ran)