sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 30 Okt 2020 19:50 WIB

Giggs: MU Mungkin Harus Tunggu 20 Tahun untuk Juara Liga Inggris Lagi

Novitasari Dewi Salusi - detikSport
MANCHESTER, ENGLAND - OCTOBER 04: Bruno Fernandes of Manchester United celebrates with teammates after scoring his sides first goal  during the Premier League match between Manchester United and Tottenham Hotspur at Old Trafford on October 04, 2020 in Manchester, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Carl Recine - Pool/Getty Images) Ryan Giggs tak yakin Manchester United akan juara Premier League dalam waktu dekat (Foto: Getty Images/Pool)
Jakarta -

Ryan Giggs tak yakin Manchester United akan juara Premier League dalam waktu dekat. Apalagi jika rival-rival seperti Liverpool dan Manchester City terus membaik.

MU terakhir kali mengangkat trofi Premier League pada musim 2012/2013. Kesuksesan tersebut sekaligus menutup era Sir Alex Ferguson di Old Trafford.

Sejak saat itu, MU gonta-ganti manajer. Namun, tak ada yang mampu membawa Setan Merah juara Premier League. David Moyes, Louis van Gaal, dan Jose Mourinho berakhir dipecat.

Pencapaian terbaik MU setelah juara tujuh tahun lalu adalah finis runner-up pada 2017/2018 saat ditangani Mourinho. Sementara musim lalu, di bawah arahan Ole Gunnar Solskjaer, MU menutup musim di peringkat ketiga Premier League.

Dalam delapan musim terakhir, rival sekota MU, Manchester City, tercatat tiga kali juara Premier League. Sedangkan Liverpool mengakhiri penantiannya selama 30 tahun dengan jadi juara liga musim lalu.

Berkaca pada Liverpool, Giggs menilai MU bisa saja melewati periode puasa gelar yang sama. Yang jadi catatan pria yang kini menjadi manajer timnas Wales itu adalah kesabaran Liverpool terhadap kerja Klopp.

"Bisa saja 15 tahun, tahu-tahu 20 tahun, khususnya jika (Juergen) Klopp dan (Pep) Guardiola masih ada," ujar Giggs kepada Jamie Carragher dalam podcast The Greatest Game seperti dilansir Sky Sports.

"Mereka punya sumber daya dan pemain-pemain, jadi kami harus lihat Liverpool di mana terakhir kali ketika mereka juara pada 1990 mereka pikir mereka akan segera juara lagi."

"Bahkan Klopp butuh 4,5 tahun untuk jadi juara, butuh waktu lama. Anda harus berpikir soal apa yang dilakukan Klopp. Dia mengasah tim di setiap musim atau meraih trofi seperti Liga Champions dan kemudian Anda lihat peningkatan jadi tekanan sedikit hilang," ucap eks gelandang MU itu.

"Setiap manajer dan rekrutan baru dilihat seolah dia akan membawa kami juara liga dan bukan seperti itu," kata Giggs.

(nds/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com