Pogba Cuma Berbakat tapi Bukan Pemain Kelas Dunia

Putra Rusdi K - Sepakbola
Rabu, 04 Nov 2020 22:50 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - OCTOBER 24: Paul Pogba of Manchester United looks on during the Premier League match between Manchester United and Chelsea at Old Trafford on October 24, 2020 in Manchester, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Michael Regan/Getty Images)
Mantan asisten pelatih MU, Rene Meulensteen mengkritik Paul Pogba yang tampil tak sesuai ekspektasi (Foto: Getty Images/Michael Regan)
Manchester -

Mantan asisten pelatih Manchester United Rene Meulensteen menilai Paul Pogba tak layak dianggap pemain kelas dunia. Ia gagal memenuhi ekspektasi dari bakatnya.

MU rela menebus Pogba dari Juventus senilai 105 juta euro pada musim panas 2016/2017. Transfer tersebut membuat Pogba saat itu menjadi pemain termahal di dunia.

Uang dalam jumlah fantastis tersebut dinilai layak dibayarkan untuk menebus Pogba dilabeli banyak pihak sebagai pemain kelas dunia. Namun bersama MU, performa Pogba tidak konsisten dan cenderung minim kontribusi di dua musim terakhir.

Ia pada musim lalu hanya mencetak satu gol untuk Setan Merah. Penampilannya belum juga membaik di awal musim ini.

Buruknya performa Pogba dalam beberapa musim terakhir ini kerap menjadi kembang hitam atas merosot prestasi MU. Apalagi akhir pekan lalu, ia dianggap sebagai biang keladi kekalahan MU atas Arsenal 1-0.

Pogba membuat pelanggaran yang berbuah penalti. Penalti kemudian dituntaskan Pierre-Emerick Aubameyang menjadi gol kemenangan untuk The Gunners.

Mantan asisten pelatih MU di era Sir Alex Ferguson, Rene Meulensteen mengatakan bahwa kritik tersebut memang pantas diterima oleh Pogba yang tampil tak konsisten. Ia mengatakan bahwa gelandang 27 tahun ini memang berbakat tapi bukan pemain kelas dunia. Pasalnya, Pogba tak mengimbangi bakatnya itu dengan kerja keras.

"Anda dapat memiliki semua bakat di dunia ini, tetapi ini tentang kerja keras. Kerja keraslah yang akan membawa kualitasmu menonjol. Bagi saya, dia belum bekerja cukup keras," ujar Meulensteen dikutip dari Sportskeeda.

"Dia adalah pemain yang sangat berbakat. Semua orang terus membicarakannya, dia kelas dunia, dia kelas dunia. Saya tidak akan pernah menggunakan kata kelas dunia semudah itu."

"Menurut pendapat saya, Paul tidak pantas menerima label itu karena menurut saya dia tidak memenuhi ekspektasi," jelasnya.



Simak Video "Atalanta Vs MU: Ronaldo-Cavani Duet Lagi?"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/mrp)