sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 11 Nov 2020 09:50 WIB

Jota atau Firmino? Carragher Sarankan Ini buat Liverpool

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Liverpools Diogo Jota, center, celebrates with his teammate Mohamed Salah, right, and Sadio Mane his goal against Atalanta during the Champions League, group D soccer match between Atalanta and Liverpool, at the Gewiss Stadium in Bergamo, Italy, Tuesday, Nov. 3, 2020. (AP Photo/Luca Bruno) Diogo Jota langsung klik dengan dua bintang Liverpool, Sadio Mane dan Mohamed Salah. (Foto: AP/Luca Bruno)
Jakarta -

Liverpool dalam posisi cukup rumit belakangan ini menyusul tokcernya Diogo Jota dan meredupnya Roberto Firmino. Eks bek Jamie Carragher pun memberikan saran.

Performa apik Jota di awal musim ini memicu polemik terkait lini depan Liverpool. Jota langsung menyumbangkan tujuh gol dari 11 penampilan, membuatnya dinilai pantas untuk mendampingi Mohamed Salah dan Sadio Mane sebagai starter.

Itu tak lepas dari redupnya penampilan Roberto Firmino. Penyerang asal Brasil itu baru bikin satu gol dan dua assist dari 12 kali tampil di semua kompetisi.

Perdebatan akan siapa yang lebih layak diutamakan dalam periode ini sudah muncul sebelum laga kontra Manchester City di Etihad akhir pekan kemarin. Tapi Manajer Liverpool Juergen Klopp memilih menurunkan keduanya bersama-sama sebagai starter, menemani Salah dan Mane di depan.

Mantan bek Liverpool Jamie Carragher menilai sebaiknya Klopp mengistirahatkan dulu Firmino, sekadar untuk memberikan waktu padanya menemukan kembali kepercayaan diri. Ia melihat bahkan sejak musim lalu, performa pemain asal Brasil itu tak bagus-bagus amat.

"Saya memilih Mane, Jota, Salah. Saya rasa dia (Firmino) tidak dalam performa bagus sekarang ini. Itu bisa berubah kalau Liverpool mencapai final. Saya rasa Firmino tidak dalam performa bagus musim lalu meski Liverpool memenangi liga," ungkap Carragher kepada talkSPORT dan dikutip Metro.

"Ketika Anda memenangi liga dan Anda menang dari pekan ke pekan, sejumlah hal tertutupi. Firmino tidak mencetak gol kandang di Premier League sampai laga terakhir melawan Chelsea. Penggemar Liverpool sih cukup cerdas untuk paham bahwa peran besar Firmino di tim ini bukanlah mencetak gol-gol."

"Para pencetak gol Liverpool adalah pemain yang beroperasi di lebar lapangan. Kita tahu dia bisa menciptakan peluang dan merebut bola, dia yang memulai tekanan ke lawan. Tapi bahkan catatan pressing yang saya lihat sebelum laga kontra City, itu tidak terlihat di level yang semestinya."

"Tidak berarti kalau dia ditepikan dan Jota memulai laga akan jadi akhir dari Firmino, ya. Saya cuma merasa dia tidak sedang bermain baik. Anda mengalami pasang-surut dalam karier. Duduk saja di bangku cadangan untuk 3 atau 4 laga. Mungkin nanti ada yang cedera dan seseorang ditepikan, dan Anda bisa masuk."

"Ketika Anda tidak bermain baik dan dimasukkan sebagai pengganti, sulit untuk menjalani laga buruk karena Anda masuk dan dalam kondisi bugar. Kalau tim sedang tertinggal, Anda tak dipilih, dan terkadang Anda bisa membangun kepercayaan diri dengan cara itu," imbuhnya.

Firmino mencetak total 12 gol dan 13 assist dari 52 pertandingan musim lalu, sembilan gol dan delapan assist dibuatnya di 38 laga Liga Inggris.



Simak Video "Lagi-lagi Diogo Jota"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/yna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com