ADVERTISEMENT

Bruno Fernandes: MU Kelamaan Tak Juara Liga Inggris

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Minggu, 15 Nov 2020 09:00 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - NOVEMBER 07: Bruno Fernandes of Manchester United celebrates with teammates after scoring his teams second goal during the Premier League match between Everton and Manchester United at Goodison Park on November 07, 2020 in Liverpool, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Clive Brunskill/Getty Images)
Bruno Fernandes meyakini Manchester United punya mentalitas untuk juara Liga Inggris. Foto: (Getty Images/Clive Brunskill)
Manchester -

Bruno Fernandes menegaskan ambisinya bergabung Manchester United demi trofi. Fernandes meyakini, MU punya mentalitas untuk menjuarai Liga Inggris.

Setan Merah terakhir kali memenangi Premier League pada musim 2012/13, musim terakhir Sir Alex Ferguson menjadi manajer. Sejak saat itu, MU cuma tiga kali finis empat besar dan kesulitan menjadi penantang serius gelar juara.

Begitupun dengan musim ini. Man United bahkan sudah tiga kali kalah dalam tujuh pertandingan pertama. Alhasil, pasukan Ole Gunnar Solskjaer itu terdampar di urutan 14 klasemen sementara dengan perolehan 10 poin dalam tujuh laga, tertinggal delapan poin dari Leicester City di puncak yang sudah bermain delapan kali.

Performa kurang meyakinkan yang diperlihatkan MU mengundang sederet kritik pedas, termasuk dari para mantan pemainnya sendiri seperti Roy Keane dan Paul Scholes. Tidak sedikit yang berpendapat, materi skuad MU memang tidak cukup bagus untuk bersaing.

Bruno Fernandes langsung menjadi hit di MU setelah digaet dari Sporting CP. Fernandes mengatakan, klub sekaliber MU tidak seharusnya berlama-lama puasa gelar juara.

"Bagiku tidak masalah tentang tim-tim lain, orang-orang bisa bilang bahwa mereka lebih baik daripada kami, mereka memiliki starting XI yang lebih baik daripada kami, pemain-pemain yang ada di bangku cadangan lebih baik, orang-orang bebas mengatakan apa yang mereka pikirkan, aku tidak peduli," ceplos Fernandes di UTD podcast, yang dikutip Sky Sports.

"Bagiku, aku datang ke Manchester untuk memenangi trofi. Anda bermain untuk salah satu klub terbesar di dunia. Klub ini sudah membuat sejarah di masa lalu, sebuah sejarah yang menakjubkan."

"Buat klub seperti Manchester United, sudah lama sejak kami memenangi Premier League. Terlalu lama, kupikir. Jadi Anda harus memiliki pemikiran -- seluruh pemain, seluruh staf -- kami di sini untuk menang. Dan kurasa kami memiliki mentalitas itu," simpul Bruno Fernandes.

(rin/bay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT