Mau Gantikan Eriksson, Guus?

Mau Gantikan Eriksson, Guus?

- Sepakbola
Kamis, 26 Jan 2006 00:06 WIB
Mau Gantikan Eriksson, Guus?
Jakarta - Media-media Inggris menyebut Guus Hiddink sebagai salah satu kandidat pengganti Sven Goran Eriksson, yang telah memutuskan akan mundur sebagai pelatih timnas Inggris seusai Piala Dunia 2006.Hiddink, yang saat ini menukangi PSV Eindhoven dan bekerja paruh waktu buat timnas Australia, rupanya tidak serta merta mengatakan 'tidak' apabila posisi tersebut ditawarkan kepadanya. Setidaknya demikian dikatakan agennya, Cees van Nieuwenhuizen, dalam wawancaranya dengan radio BBC, Rabu (25/1/2006). "Belum ada kontak, tapi dia akan sangat tertarik mendengar itu dari FA."Ditekankan Van Nieuwenhuizen, seluruh lingkungan sepakbola di Inggris, dari level profesional, patut dipertimbangkan sebagai yang terbaik di dunia. Untuk hal itu, kenapa orang tidak tertarik untuk terlibat di dalamnya. "Guus sedang menerima setiap tawaran saat ini maupun mendatang. Uang sama sekali bukan alasan pertamanya untuk menyambut sebuah pekerjaan, apabila ia memang dihampiri," kata sang agen.Van Nieuwenhuizen mempromosikan Hiddink sebagai sosok pembentuk tim yang hebat. Bukti paling fenomenal adalah ketika ia menyulap tim "kemarin sore" Korea Selatan menjadi tim semifinalis Piala Dunia 2002. Nilai plus tersebut juga terlihat di PSV khususnya di musim ini, setelah klub Belanda itu kehilangan sedikitnya tujuh pemain bintang seperti Mark van Bommel, Park Ji-sung, dan Lee Young-pyo. Kenyataannya, saat ini PSV masih memimpin Liga Belanda dan bertahan di Liga Champions walaupun dengan tim relatif baru. Musim lalu PSV menjuarai Eridivisie dan menembus babak semifinal di Liga Champions.Kembali ke tawaran melatih Inggris, Van Nieuwenhuizen juga merasa yakin Hiddink punya resistensi yang kuat untuk menghadapi berbagai tekanan terutama dari media massa setempat, yang terkenal "mengerikan" -- hal mana menyebabkan Eriksson tak tahan dan akhirnya mundur."Dia biasa menghadapi masalah itu saat berada di Real Madrid dan Valencia di Spanyol. Juga di Turki sewaktu menangani Fenerbahce. Kami tinggal tidak jauh dari Inggris. Jadi, kami mengikuti media di Inggris dan tahu apa yang terjadi di sana. Tapi itu sama sekali bukan alasan buatnya untuk belum apa-apa langsung berkata 'tidak'." Hiddink, yang juga membawa Belanda ke semifinal Piala Dunia 1998, setelah meloloskan Australia ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 32 tahun lalu akan merampungkan tugas singkatnya bersama The Socceroos sampai putaran final di Jerman bulan Juni-Juli nanti. Jika memang berminat, FA harus secepatnya mendekati Hiddink karena PSV sudah menawarinya perpanjangan kontrak. (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads