Patrice Evra Kasihan sama Paul Pogba

Afif Farhan - Sepakbola
Selasa, 08 Des 2020 12:30 WIB
NEWCASTLE UPON TYNE, ENGLAND - OCTOBER 17: Paul Pogba of Manchester United warms up prior to the Premier League match between Newcastle United and Manchester United at St. James Park on October 17, 2020 in Newcastle upon Tyne, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Alex Pantling/Getty Images)
Patrice Evra Kasihan Sama Paul Pogba (Getty Images/Alex Pantling)
Manchester -

Beberapa musim terakhir ini, Paul Pogba dirumorkan akan meninggalkan Manchester United. Eks pemain MU, Patrice Evra, miris mendengar hal tersebut.

Ada saja rumor yang menyebut kalau Paul Pogba akan cabut dari Manchester United, tepatnya sejak tahun 2018. Pogba terus dikaitkan bakal diboyong Real Madrid atau Juventus.

Pogba pun beberapa kali membuat pernyataan implisit. Seperti misalnya, dirinya pernah bilang kalau bermain untuk timnasnya memberikan udara segar.

Terbaru, agennya Paul Pogba yakni Mino Raiola mengungkapkan bahwa Pogba sudah tidak kerasan di Manchester United. Mengingat kontrak gelandang 27 tahun itu akan habis pada Juni 2022, maka jalan terbaik diyakini adalah berpisah pada musim panas depan.

"Paul tidak bahagia di Man United, dia tak bisa mengekspresikan dirinya sendiri seperti yang dia inginkan dan orang-orang harapkan. Dia perlu berganti tim, dia butuh perubahan suasana," ungkap Mino Raiola kepada Tuttosport dikutip Sky Sports.

Eks pemain Manchester United, Patrice Evra angkat suara soal rumor Paul Pogba. Dirinya cuma merasa kasihan kepadanya.

"Pertama, Paul Pogba mengalami cedera pergelangan kaki yang parah. Lalu, ada banyak pembicaraan negatif tentang apa yang dia katakan selama bergabung dengan timnas Prancis," kata Evra.

"Namun, Ole Gunnar Solskjaer terus memberikan waktu kepadanya untuk membuktikan diri," sambungnya.

Patrice Evra juga mendapat informasi, bahwa Paul Pogba memang sudah menyatakan ingin hengkang dan sudah berbicara dengan pihak klub. Tapi kemauan Pogba, ditolak.

"Pogba sudah berbicara kepada dewan klub, dia ingin meninggalkan Manchester United sampai titik tertentu. Mereka menahannya, jadi sulit untuk menyalahkannya karena dia sudah jujur," tambahnya.

MANCHESTER, ENGLAND - JULY 04: Paul Pogba of Manchester United and Ole Gunnar Solskjaer, Manager of Manchester United fist bump following during the Premier League match between Manchester United and AFC Bournemouth  at Old Trafford on July 04, 2020 in Manchester, England. Football Stadiums around Europe remain empty due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in all fixtures being played behind closed doors. (Photo by Peter Powell/Pool via Getty Images)Paul Pogba and Ole Gunnar Solskjaer (Getty Images/Pool)

Meski begitu, Patrice Evra berpesan kepada Paul Pogba untuk menghormati Manchester United. Serta, memberikan kemampuan terbaik.

"Sekarang dia masih bermain dan dia perlu menghormati seragamnya, rekan satu timnya, serta manajer," tutup Evra.

(aff/raw)