Chelsea yang Kini Suka Produk Akademinya Sendiri

Afif Farhan - Sepakbola
Selasa, 12 Jan 2021 13:02 WIB
LONDON, ENGLAND - JANUARY 10: Frank Lampard, Manager of Chelsea looks on during the warm up prior to the FA Cup Third Round match between Chelsea and Morecambe at Stamford Bridge on January 10, 2021 in London, England. Sporting stadiums around England remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Clive Rose/Getty Images)
Chelsea yang Kini Suka Produk Akademinya Sendiri (Getty Images/Clive Rose)
London -

Chelsea di bawah asuhan manajer Frank Lampard terus memakai jasa pemain jebolan akademinya. Dua nama terbaru ini disebut-sebut makin matang.

Musim lalu, Chelsea dikenai larangan membeli pemain di dua bursa transfer akibat pembelian pemain di bawah umur. Mau tak mau, manajer barunya Frank Lampard memoles pemainn-pemain muda jebolan akademi.

Beberapa nama mencuri perhatian, sebut saja seperti Mason Mount, Tammy Abraham, Reece James, Callum Hudsonn-Odoi, Billy Gilmour, dan Fikayo Tomori.

Tammy Abraham menjadi mesin gol yang menjanjikan. Musim lalu, pemain berusia 23 tahun itu mencetak 15 gol dari 34 laga di Liga Inggris. Musim ini, sudah enam gol dibukukannya dari 14 laga.

Chelsea's Tammy Abraham celebrates after scoring his team's second goal during the English Premier League soccer match between Chelsea and West Ham at Stamford Bridge, London, Monday, Dec. 21, 2020. (AP Photo/Clive Rose,Pool)Tammy Abraham (AP/Clive Rose)

Mason Mount menjadi pilihan utama Frank Lampard di lini tengah. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti cukup berbahaya.

Reece James, bek kanan ini sudah mendapat tempat di skuad utama musim ini. Sayangnya, pemain berusia 21 tahun itu sedang dilanda cedera.

Fikayo Tomori, bek tengah yang berusia 23 tahun musim ini sedikit kesulitan mendapat tempat di skuad utama. Chelsea berniat meminjamkannya demi menambah pengalamannya.

Callum Hudson-Odoi dan Billy Gilmour, dua nama pemain muda ini lagi dipuji Frank Lampard. Sebab keduanya, mampu bangkit dari cedera dan pelan-pelan menemukan bentuk permainan terbaiknya.

"Musim lalu Billy Gilmour bisa bermain bagus. Setelah cedera, dia kembali bangkit dan terus bekerja keras menembus skuad utama," kata Lampard seperti dilansir dari Mirror.

"Callum Hudson-Odoi adalah pemain sayap murni kami. Dia adalah pemain sayap di era modern ini dan saya harap banyak gol yang datang darinya," tambah Lampard.

LONDON, ENGLAND - DECEMBER 28: Callum Hudson-Odoi of Chelsea looks on during the Premier League match between Chelsea and Aston Villa at Stamford Bridge on December 28, 2020 in London, England. The match will be played without fans, behind closed doors as a Covid-19 precaution. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)Callum Hudson-Odoi (Getty Images/Catherine Ivill)

LONDON, ENGLAND - JANUARY 10: Billy Gilmour of Chelsea on the ball whilst under pressure from Aaron Wildig of Morecambe during the FA Cup Third Round match between Chelsea and Morecambe at Stamford Bridge on January 10, 2021 in London, England. Sporting stadiums around England remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Clive Rose/Getty Images)Billy Gilmour(Getty Images/Clive Rose)

Billy Gilmour berperan sebagai gelandang tengah dan masih berusia 19 tahun. Callum Hudson-Odoi adalah pemain sayap kanan yang masih berusia 20 tahun.

Lampard menegaskan, para pemain muda Chelsea terus bekerja maksimal demi bisa mendapatkan tempat di skuad utama. Tentu, mereka harus bersaing dengan pemain-pemain muda baru The Blues yang tidak kalah berpotensi.

(aff/mrp)