'Ngapain Tanggapi Rafa?'
Senin, 06 Feb 2006 10:00 WIB
Jakarta - Seperti biasa, Jose Mourinho bisa punya kata-kata yang "pedas tapi gurih" jika ada yang menyerangnya. Apa saja perlawanannya atas komentar terakhir Rafael Benitez?Ya, Benitez sudah langsung meradang begitu Liverpool kalah 0-2 dari Chelsea tadi malam, Minggu (5/2/2006), di Stamford Bridge. Yang paling ia ratapi dan kecam adalah insiden yang melibatkan Arjen Robben dan merugikan Jose Reina.Di menit-menit terakhir babak kedua Reina tampak terprovokasi oleh Robben. Lalu tangannya enak saja didorongkan ke muka winger Chelsea asal Belanda itu.Namun reaksi Robben tak kalah mengejutkan. Meskipun agak "terlambat", ia lalu menutup wajahnya, terjatuh dan mengerang-ngerang, sedangkan Reina dikartu merah. Benitez menganggap akting tersebut sangat hebat."Saya sedang buru-buru. Rasanya saya harus segera ke rumah sakit. Mungkin Robben akan dirawat di sana selama tiga minggu. Mungkin lehernya patah, saya tidak tahu," begitu ia bilang.Apa tanggapan Mourinho? "Saya tidak tertarik pada perkataan Benitez. Saya baru saja menyelesaikan sebuah pertandingan besar, pertandingan yang kami menangi dan lakoni dengan sangat baik. Pertandingan yang mestinya kami menang tiga atau empat gol."Jika Benitez tidak menanggapi langsung soal gol Hernan Crespo yang dianulir wasit karena dianggap offside, Mourinho punya deskripsi khas tentang kejadian tersebut."Pada pertandingan itu kami mencetak satu dari banyak gol terindah di Premiership musim ini, dan wasit tidak memperkenankannya.""Pertandingan tadi menunjukkan bahwa kami adalah tim juara. Kenapa saya harus mengomentari omongan Rafa? Dia bisa bicara apapun yang dia inginkan. Tapi kadang-kadang kita mengatakan sesuatu tanpa berpikir, terutama setelah kita kalah."Meski terkesan superior buat lawannya, tapi Mourinho tetap menghindari sikap takabur. Sejauh ini ia belum menganggap Chelsea juara meskipun sudah unggul jauh dari rival-rivalnya."Dalam sepakbola apa saja mungkin. Kemarin saya menonton pertandingan Piala Afrika, Tunisia sempat memimpin lewat dua tendangan penalti, tapi mereka akhirnya kalah dari Nigeria." (a2s/)











































