sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Minggu, 17 Jan 2021 17:40 WIB

Gara-gara Ini Kai Havertz Masih Jelek di Chelsea

Afif Farhan - detikSport
LONDON, ENGLAND - DECEMBER 08:  Kai Havertz of Chelsea during the UEFA Champions League Group E stage match between Chelsea FC and FC Krasnodar at Stamford Bridge on December 08, 2020 in London, England. A limited number of fans (2000) are welcomed back to stadiums to watch elite football across England. This was following easing of restrictions on spectators in tiers one and two areas only. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images) Gara-gara Ini Kai Havertz Masih Jelek di Chelsea (Getty Images/Catherine Ivill)
London -

Kai Havertz masih melempem di Chelsea. Satu penyebabnya, Havertz disebut terlalu jauh bergerak dari kotak penalti.

Kai Havertz dibeli Chelsea dari tim Bundesliga, Bayer Leverkusen di bursa transfer musim panas kemarin. Harganya selangit, Chelsea harus merogoh kocek dalam-dalam sebanyak 70 juta paun atau setara Rp 1,3 triliun.

Itu menjadikan Havertz sebagai pembelian pemain termahal sepanjang masa kedua bagi Chelsea. Di tempat pertama ada kiper Kepa Arrizabalaga.

Kai Havertz usianya masih muda, masih 21 tahun. Chelsea lantas mengikatnya dengan kontrak sampai tahun 2025.

LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 23: Kai Havertz of Chelsea runs with the ball during the Carabao Cup third round match between Chelsea and Barnsley at Stamford Bridge on September 23, 2020 in London, England. Football Stadiums around United Kingdom remain empty due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in fixtures being played behind closed doors. (Photo by Neil Hall - Pool/Getty Images)Kai Havertz yang masih belum terlihat oke di Chelsea (Neil Hall - Pool/Getty Images)

Sayangnya, Kai Havertz masih melempem di Chelsea. Jumlah gol dan assist darinya masih minim, serta skill-nya belum terlihat.

Dari 15 laga di Liga Inggris, Kai Havertz baru menceploskan satu gol dan tiga kali bikin assist. Jika ditotal di seluruh kompetisi, pemain berpaspor Jerman itu baru bikin lima gol dan enam assist.

Pelatih Bayer Leverkusen alias pelatih Kai Havertz dulu, Peter Bosz angkat bicara soal performa eks anak asuhnya di London itu. Baginya, Havertz masih jelek penampilannya karena posisinya ditempatkan jauh di kotak penalti.

"Kualitas terbaik Havertz terletak di kotak penalti lawan," tegas Bosz seperti dilansir dari Dutch outlet VI.

"Sekarang dia bermain jauh dari kotak penalti dan sudah ada pemain-pemain seperti Christian Pulisic dan Hakim Ziyech yang bertugas di kotak penalti lawan," lanjutnya.

Musim lalu di Bayer Leverkusen, Kai Havertz cukup cemerlang. Dari 30 laga di Bundesliga, Havertz bikin 12 gol dan enam assist.

"Saya paham mengapa Chelsea menggaetnya, tapi saya belum bisa melihat rencana tepat yang dimiliki Frank Lampard untuknya. Tapi yang sangat bagus adalah dia melindunginya di media," tutup Peter Bosz.

(aff/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com