sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 18 Jan 2021 14:00 WIB

Jangan Kaget Kalau Liverpool Tak Finis Empat Besar

Randy Prasatya - detikSport
LIVERPOOL, ENGLAND - OCTOBER 31:  A Youll Never Walk Alone banner is seen as Liverpool players observe a minutes silence in memory of former England player, Nobby Stiles MBE, as well as to mark Armistice Day prior to the Premier League match between Liverpool and West Ham United at Anfield on October 31, 2020 in Liverpool, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Peter Powell - Pool/Getty Images) Liverpool terus mengalami kemerosotan dan bisa saja terlempar dari empat besar. (Foto: Getty Images/Pool)
Jakarta -

Liverpool terus merosot saat rivalnya di Liga Inggris kian menanjak. Jangan heran jika The Reds nantinya finis di luar empat besar.

Liverpool bermain imbang 0-0 saat menjamu Manchester United di Anfield, Minggu (17/1/2021) malam WIB dalam lanjutan Liga Inggris. Ini sekaligus memperpanjang catatan Liverpool tak menang di empat laga beruntun liga musim ini.

Tim besutan Juergen Klopp itu sebelumnya imbang 1-1 melawan West Bromwich Albion, 0-0 dengan Newcastle United, dan kalah 0-1 melawan Southampton. Hasil buruk itu membuat Liverpool kehilangan puncak klasemen hingga kini melorot ke posisi empat dengan 34 poin.

Performa buruk Liverpool ini harus segera diperbaiki. Jika gagal merah poin lagi di pekan selanjutnya, Liverpool bisa makin melorot dan ditinggal para rival-rivalnya.

Bukan hal mustahil pula Liverpool bisa finis di posisi empat besar. Liverpool saat ini cuma unggul satu angka dari Tottenham Hotspur di posisi kelima dan dua angka dari Everton di posisi keenam, namun mengantongi satu laga tunda.

Liverpool selanjutnya bakal berhadapan dengan Burnley di Anfield. Pertandingan ini juga sangat tricky untuk Liverpool, mengingat Burnley sedang berjuang menjauh dari zona degradasi dan pada pertemuan di Anfield tahun lalu berakhir imbang.

Selanjutnya ada Tottenham yang bakal menjamu Liverpool. Tim besutan Jose Mourinho ini memang sedang tidak stabil di jalur kemenangan, namun sangat mungkin memberi luka untuk The Reds.

Pada Februari 2021, Liverpool menjalani masa krusial. Ada duel melawan Manchester City dan Leicester City secara beruntun.

Setelah dua laga tersebut, Liverpool tampil melawan RB Leipzig di leg pertama 16 besar Liga Champions. Liverpool kemudian harus bertemu Everton pada laga derby yang kerap berakhir imbang.

Liverpool juga harus dihadapi dengan seringnya pemain keluar masuk ruang perawatan. Frekuensi dan intensitas pertandingan yang tinggi bisa saja membuat badai cedera di tim tak kunjung reda.

Leicester, yang ada di posisi ketiga dengan 35 poin--sama seperti Man City di posisi kedua, tentu bisa mengambil momentum untuk lari kencang di bulan Februari. Tottenham dan Everton juga bisa mengikutinya meski terlibat di ajang Liga Europa.

Hati-hatilah, Liverpool!

[Gambas:Opta]



Simak Video "Man City Menang Lagi, Kini Everton Jadi Korbannya"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com