sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 19 Jan 2021 11:20 WIB

Duh, Firmino

Yanu Arifin - detikSport
LIVERPOOL, ENGLAND - OCTOBER 31: Roberto Firminho of Liverpool looks on during the Premier League match between Liverpool and West Ham United at Anfield on October 31, 2020 in Liverpool, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Peter Powell - Pool/Getty Images) Roberto Firmino. (Foto: Getty Images/Pool)
Liverpool -

Dari ketiga pemain di trisula lini depan Liverpool, Roberto Firmino yang dinilai paling mengkhawatirkan penampilannya. Ada apa?

Sorotan tertuju ke trio Firmansah Liverpool, yakni Firmino, Sadio Mane, dan Mohamed Salah. Ketiganya dinilai mengalami penurunan performa.

Sejauh ini, Firmino, Mane, dan Salah baru total mengumpulkan 31 gol. Rinciannya, Firmino baru membuat 5 gol, Mane (9), dan Salah (17).

Terakhir, Trio Firmansah gagal membuat gol saat Liverpool vs Manchester United berakhir imbang 0-0 di Anfield. Absennya mereka bikin gol di laga sengit itu, membuat Firmansah sudah tiga laga absen menjebol gawang lawan.

Jamie Carragher, eks pemain Liverpool yang jadi pundit Sky Sports, menyoroti Firmino sebagai pemain yang performanya paling mengkhawatirkan. Ia menilai, penyerang Brasil itu harus membuktikan dirinya agar tak tergeser.

Sebagai catatan, performa Firmino memang menurun. Jika musim lalu bisa membuat 12 gol, kini ia baru mencetak 5 gol hingga paruh kedua berjalan. Rasio kepemilikan bolanya di sepertiga akhir daerah lawan juga merosot, dengan punya 1.11 per 90 menit musim lalu, jadi 0.42 per 90 menit musim ini.

"Saya masih yakin Mane dan Salah akan mulai mencetak gol lagi, tapi saya harus mengatakan saya khawatir dengan Firmino. Dia tidak pernah terlihat sebagai pencetak gol, itu tanggung jawab dua rekannya yang lain," kata Carragher di Sky Sports.

"Tapi dia ada di sana untuk menyumbang dan ketika mereka tidak mencetak gol, dan saya hanya merasa dia perlu menjadi ancaman gol yang lebih besar. Kemarin [melawan Manchester United], dia memiliki beberapa peluang tetapi dia tidak cukup menendang bola dengan benar."

"Kemampuan membawa permainannya ke pertandingan juga menurun. Juga serangan balik dan memenangkan bola juga menurun dengan Firmino, dan bukan hanya musim ini. Saya sebenarnya akan melihat kembali musim lalu, ketika Liverpool memenangkan liga. Saya sedikit khawatir saat itu, dan berpikir Bisakah dia bangkit musim ini?' jelasnya.

(yna/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com